Advertisement
BEDAH BUKU: Belajar Pengembangan Usaha dengan Buku 'Dorong Laba Lewat Gerobak'
Suasana kegiatan bedah buku dengan judul Dorong Laba Lewat gerobak di Padukuhan Candirejo, Tegaltirto, Berbah, Jumat (12/7/2024). / Harian Jogja - David Kurniawan
Advertisement
Hariangjogja.com, SLEMAN—Wakil Ketua DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai mendukung penuh upaya Pemerintah DIY untuk terus meningkatkan minat baca di masyarakat. Salah satu program yang dijalankan dengan menggelar bedah buku yang terlaksana di seluruh kabupaten dan kota di DIY.
Menurut dia, dengan membaca buku tidak hanya menambah literasi, tapi juga bermanfaat menambah wawasan dan pengetahuan. Hal itu dikarenakan buku menejadi salah satu jendela dunia dan dari sisi penulisan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Advertisement
“Untuk mempertahankan predikat teratas tentang minat baca di Indonesia, tidak harus berat-berat bacaannya karena yang ringan-ringan juga bisa,” kata Anton saat menjadi pembicara dalam bedah buku di Padukuhan Candirejo, Tegaltirto, Berbah, Jumat (12/7/2024).
BACA JUGA: Perhatian! Dikpora DIY Melarang MPLS Pakai Atribut yang Aneh-aneh
Dia mencontohkan, tema bedah buku yang dibahas kali ini berjudul Dorong Laba Lewat Gerobak. Dari sisi penulisan, bacaan dalam buku ini termasuk ringan dikarenakan pembacanya dapat memahami dengan mudah sehingga maksud dan tujuan dari penulis bisa tersampaikan dengan baik.
“Buku ini juga bisa menjadi inspirasi karena tidak hanya menambah pengetahuan. Isi dari buku juga dapat diimplementasikan dalam upaya pengembangan usaha yang dimiliki,” katanya.
Sekretaris Dinas Perpusatakaan dan Arsip DIY, Martono Heri Prasetyo mengatakan, acara bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY dan digelar di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Tujuan utama kegiatan untuk meningkatkan minat baca di Masyarakat.
“Dari sisi minat baca, warga di DIY merupakan yang tertinggi di Indonesia, tapi masih butuh ditingkatkan,” katanya.
Martono berseloroh, manfaat membaca buku tidak hanya untuk peningkatan program literasi, namun juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Oleh karenanya, ia meminta kepada warga agar tidak hanya membaca WA atau pesan media sosial lainnya, tapi gerakan membacar buku juga butuh ditingkatkan.
BACA JUGA: Warga Lendah Temukan Bayi Menangis di Lubang Sebuah Jamban, Polres Kulonprogo Cari Pelakunya
“Dari buku yang dibaca, kita juga bisa mendapatkan insiprasi. Contohnya bedah ini bisa mengetahui bannyak tetang kegiatan berusaha,” katanya.
Menurut dia, upaya peningkatan minat bacat tidak hanya melalui program bedah buku. Pasalnya di Dinas Perpusatakaan dan Arip DIY memiliki banyak program yang ada di kantor di Jalan Raya Janti di Kalurahan Wonocatur, Banguntapan.
“Di sana bisa membaca atau meminjam buku. Selain itu, juga ada diorama tentang Sejarah DIY serta ada ruang bercerita hingga bioskop enam dimensi yang bisa diakses pengunjung,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








