Asal-usul Padukuhan Banyu dan Kisah Warga yang Masih Kesulitan Air
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Seorang pengendara lewat di depan Kantor Disdukcapil Sleman. Kantor ini memiliki sejarah panjang karena saat zaman Hindia Belanda merupakan bagian kantor dari Pabrik Gula Beran. Foto diambil Kamis (17/7/2024). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman pernah menjadi salah satu sentra produksi gula di DIY di masa Hindia Belanda. Tercatat ada sembilan pabrik gula yang tersebar di Bumi Sembada.
Data dari Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Sleman, sembilan pabrik ini terdiri dari Pabrik Gula Beran di Kalurahan Tridadi, Sleman; Demakidjo di Kalurahan Banyuraden, Gamping; Klatjie di Kalurahan Sidoagung dan Rewoeloe di Kalurahan Sidomulyo, Godean. Selanjutnya ada Pabrik Randoegoenting di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan; Sendangpitoe di Kalurahan Sendangrejo, Minggir; Tandjong Tirto di Kalurahan Kalitirto, Berbah dan Tjebongan di Kalurahan Tlogoadi, Mlati.
BACA JUGA : 25 Peninggalan Diusulkan Menjadi Cagar Budaya di Sleman
Anggota Komunitas Roemah Toea, Aga Yurista Pembayun mengatakan, di Sleman sempat berdiri sembilan pabrik gula di zaman Hindia Belandan. Jumlah ini sama dengan pabrik yang ada di Kawasan Kabupaten Bantul.
“Sama-sama sembilan dan dengan adanya pabrik ini, Sleman menjadi sentra produksi gula di masa penjajahan,” kata Aga, Sabtu (20/7/2024).
Berdasarkan penelusuran sejarah yang dilakukannya, ia mengakui di awal abada 20 menjadi masa emas produksi gula. Pasalnya, pabrik gula tumbuh subur di Sleman hinga tercatat ada sembilan pabrik.
Hanya saja, lanjut dia, produksi gula yang sempat jaya akhirnya mengalami kemunduran sekitar 1920an. Hal ini terjadi karena jumlah produksi lebih tinggi ketimbang kebutuhan di pasaran.
Krisis ini makin menjadi saat terjadi resesi ekonomi di era 1930an. “krisis ini dikenal dengan the great depression yang banyak pabrik gula yang bangkrut hingga akhirnya tutup. Pada saat Jepang masuk kondisi pabrik di Sleman sudah tutup semua,” katanya.
Pascatutup, Aga tidak menampik bekas pabrik gula seperti Medarie, Tjebongan, Beran masih terlihat di 1940an. Tapi, sambung dia, memasuki 1950an mulai menghilang. “Kalau sekarang, hanya sedikit sisa dari kejayaan pabrik gula di Sleman,” katanya.
Kepala Bidang Sejarah Bahasa Sastra dan Permuseuman, Dinas Kebudayaan Sleman, Anas Mubakkir mengatakan, jejak atau bekas pabrik gula wilayah Sleman sudah didokumentasikan menjadi sebuah buku di 2022. “Judulnya Yang Tersisa dari Pabrik Gula di Wilayah Sleman. Ini yang mendanai Dinas Kebudayan Sleman melalui Dana Keistimewaan,” kata Anas.
Dia menjelaskan, pembuatan buku dilakukan untuk melacak jejak dari Pabrik Gula di Sleman. Terlebih lagi, sambungnya, sekarang masih ada sisa peninggalan dari pabrik tersebut.
BACA JUGA : Harga Gula Pasir Terus Meroket, Harga Minuman Angkringan di Sleman Bakal Ikut Naik
“Sisa peninggalan ini adalah Kantor Disdukcapil Sleman yang dulu merupakan bekas perkantoran dari Pabrik Gula Beran. Kami buat buku untuk bahan referensi generasi muda, khususnya di Sleman agar paham Sebagian sejarah dari Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Harga pangan hari ini bervariasi. Bawang putih melonjak 7,14%, bawang merah naik, sementara sejumlah jenis cabai dan beras mengalami perubahan harga.
Hasil Piala Dunia 2026 Swedia vs Tunisia berakhir 5-1. Yasin Ayari mencetak dua gol dan membawa Swedia memimpin klasemen Grup F.
PSI berhasil menarik perhatian generasi muda lewat strategi digital dan politik anti-establishment. Namun, mampukah bertahan hingga Pemilu 2029?
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.774 per dolar AS pada awal pekan didorong sentimen positif dari kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BLT Kesra Rp900.000 mulai disalurkan Juni 2026. Simak penyebab bantuan belum cair, aturan desil Kemensos, dan cara cek penerima bansos.