Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
tidak ada foto
Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Corruption Watch (JCW) meminta kepada penyidik Polresta Sleman untuk segera menahan tersangka dalam kasus korupsi berupa dugaan pungutan liar (pungli) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sleman atau Lapas Cebongan.
Koordinator Divisi Pengaduan Masyakarat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba, menjelaskan meskipun tersangka sudah ditetapkan, namun penyidik Polresta Sleman belum menahannya. Hal ini dikhawatirkan menimbulkan kesan tebang pilih.
“Jangan ada kesan bahwa penegakan hukum atas kasus dugaan pungli di Lapas Cebongan ini terkesan tebang pilih yakni tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Karena tersangka merupakan pejabat sehingga belum perlu ditahan sementara tersangka kasus maling ayam langsung ditahan,” ujarnya, Minggu (21/7/2024).
Ia menilai dengan belum ditahannya tersangka tersangka oleh penyidik Polresta Sleman merupakan salah satu upaya pelunakan perlakuan dari Polresta Sleman. “Ini menjadi pertanyaan, kenapa tersangka belum ditahan,” katanya.
JCW berharap untuk tersangka segera ditahan dan diusut aliran dana dugaan pungli di Lapas Cebongan Sleman. “Siapa pun yang menikmati uang pungli tersebut harus diproses hukum tanpa tebang pilih,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pekan Ini Polisi Tetapkan Tersangka Pungli Lapas Cebongan
Ia juga mengingatkan kepada institusi lapas agar kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki pelayanan dan mengantisipasi terjadinya kasus serupa. “Kasus dugaan pungli di Lapas Cebongan Sleman ini seharusnya menjadi momentum baik bagi Lapas lain untuk bersih-bersih dari pungli,” kata dia.
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menyampaikan meski sudah menetapkan tersangka, namun belum bisa memberi keterangan kepada media terkait identitas tersangka maupun posisinya saat ini. “Besok ya sekalian dengan media yang lain,” ucapnya.
Adapun sebelumnya, ia telah menyampaikan jika Polresta Sleman telah menetapkan tersangka pada Kamis (18/7/2024) lalu. Pihaknya telah memeriksa sebanyk 25 orang dalam perkara tersebut. “Yang diperiksa semua, mulai dari petugas lapas, dari tim medis, ada dari korban, ada dari narapidana juga,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Sekolah di Jogja memperkuat literasi, numerasi, dan STEM berbasis PISA untuk meningkatkan daya kritis, kreativitas, dan kemampuan siswa.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Empat pria bertopeng membakar Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo setelah mengancam penjaga malam dengan senjata tajam.
Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menjaga harga BBM subsidi demi daya beli masyarakat.