Indonesia Masuk Daftar, Visa Bond AS Naik Jadi Rp327 Juta
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Arsip-Proses pengolahan sampah dengan output berupa RDF di TPS 3R Nitikan, Kamis (2/5/2024)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bantul memastikan proses penambahan alat dan fasilitas dari Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Arga Makmur di Padukuhan Grujugan berjalan sesuai target.
Diharapkan, penambahan fasilitas dan alat tersebut rampung pada akhir 2024 dan mampu mengatasi persoalan sampah di Kalurahan Bantul.
Lurah Bantul Supriyadi mengatakan, saat ini tender penambahan alat dan fasilitas senilai Rp940 juta telah memasuki lelang. Diharapkan, pada September mendatang penambahan alat dan fasilitas hanggar sudah bisa dilakukan.
"Harapannya, akhir tahun ini selesai dan bisa langsung dioperasionalkan," katanya, Selasa (23/7/2024).
Untuk pendanaan, Supriyadi mengakui jika penambahan alat dan fasilitas bersumber dari anggaran Dana Keistimewaan (Danais) 2024. Di mana, dengan adanya penambahan alat dan fasilitas tersebut, nantinya kapasitas dari TPS3R Arga Makmur bisa bertambah.
"Karena disana nanti tidak hanya ada alat berupa insenerator, tapi juga dilengkapi hanggar, dan lokasi pengolahan maggot juga. Yang jelas kapasitasnya bertambah dari sebelumnya. Bisa sampai 2 ton perhari nantinya," ucap Supriyadi.
BACA JUGA: Bantul Merancang Pembangunan 12 TPST dan TPS3R Baru
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho menyampaikan pada 2024, Pemkab Bantul menerima anggaran Dana Keistimewaan (Danais) Rp5,93 miliar untuk pembangunan TPS3R di Kalurahan Bantul, Potorono dan Caturharjo.
Tidak hanya dilengkapi peralatan pemilahan, lanjut Bambang, ketiga TPS3R tersebut juga dilengkapi dengan gedung pengolahan sampah. Khusus, pembangunan gedung TPS3R di Kalurahan Bantul dialokasikan anggaran mencapai Rp940 juta, Kalurahan Potorono senilai Rp1,6 miliar dan gedung TPS3R Kalurahan Caturharjo senilai Rp850 juta. Sisanya, untuk pengadaan peralatan pengolahan sampah. Adapun target masing-masing TPS3R tersebut, kata Bambang adalah 2 ton per hari.
"Dan, anggaran pembangunan TPS3R tersebut diberikan guna mendukung target Bantul bersih sampah tahun depan," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Ingin tahu apakah HP Anda sudah mendukung jaringan 5G? Simak cara cek spesifikasi, IMEI, pengaturan jaringan, hingga kompatibilitas frekuensi operator.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.