Bantul Bangun 20 Kolam Ikan per Kalurahan, Produksi Ditarget Naik
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Foto ilustrasi lampu penerangan jalan umum yang kurang memadahi - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan titik di DIY yang menjadi target sasaran pemasangan lampu penerangan jalan umum (pju) tidak terjangkau.
Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mengaku kesulitan untuk merealisasikan target pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di wilayahnya untuk memastikan kelancaran berkendara bagi para pengguna jalan demi keselamatan dan kenyamanan saat melintas di jalan raya.
Kepala Bidang Pengembangan Prasarana Transportasi Dishub DIY Didit Suranto menyatakan, sejak pandemi Covid-19 sampai dengan tahun anggaran 2025 mendatang dana untuk pengadaan lampu PJU pada APBD DIY telah dihapus.
Dishub DIY hanya mengandalkan dana pokok pikiran DPRD untuk pemeliharaan dan perawatan lampu PJU.
"Sementara target kebutuhan lampu PJU hampir 12.000 titik, tapi ini baru terealisasi 3.000 an saja. Jadi targetnya masih banyak, anggaran tidak ada," katanya, Selasa (30/7/2024).
Anggaran melalui dana keistimewaan (danais) jadi salah satu andalan pihaknya dalam pengadaan lampu PJU. Hanya saja lokasi pemasangannya pun terbatas yakni pada wilayah yang masuk ke dalam satuan ruang strategis (SRS) di kabupaten kota DIY saja.
"Dana dari APBD untuk pemeliharaan saja minim sekali apalagi untuk pengadaan dan pemasangan kecuali itu dari DPRD baru ada. Kalau anggaran murni yang kami usulkan sudah dipotong habis mulai dari Covid-19 sampai 2025," katanya.
Pada tahun ini ada sebanyak 101 titik di empat kabupaten yang akan dipasang lampu PJU dengan menggunakan danais. Lampu tersebut nantinya akan ditempatkan pada area SRS dengan ornamen dan nuansa budaya sesuai dengan ciri khas masing-masing wilayah.
"Sementara yang pakai dana pokir DPRD DIY ada 248 titik juga di empat kabupaten," jelasnya.
Pemasangan lampu PJU dengan nuansa budaya itu salah satunya menyasar Jalan Imogiri yang berdekatan dengan makam raja-raja Imogiri. Di sepanjang jalan itu nantinya akan dipasang 20 titik lampu PJU untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara saat melintas di area tersebut.
"Di area sana memang hanya sedikit karena susah lahan. Lokasinya cukup mepet dengan pagar pemilik lahan yang dipunyai warga dan mereka ada yang minta ganti rugi," kata Didit.
Proses pemasangan lampu PJU itu kata dia akan dilaksanakan tahun ini di Jalan Imogiri. Sekarang tahapannya sudah masuk proses penggalian untuk tempat tiang lampu PJU.
Sementara untuk pengadaan di beberapa tempat lain pihaknya pun mengaku terkendala dengan jaringan listrik yang belum tersedia.
"Misalnya yang di Mangungan, kalau tidak ada jaringan ya bisa dengan panel surya tapi kendalanya kalau pohon tumbuh menutupi panel jadi tidak optimal. Dari segi pengawasan juga rawan kalau tidak dititip dengan warga kampung akinya rentan dicuri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.