Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kandidat Bupati Kulonprogo dalam Pilkada 2024, Novida Kartika Hadhi sudah mendapat surat tugas dari DPP PDIP. Surat tugas itu diterimanya pada Sabtu (27/7/2024) kemarin yang sudah ditindaklanjuti dengan konsolidasi.
Novida menjelaskan bahwa dirinya adalah satu-satunya bakal calon bupati yang mendapat surat tugas dari DPP PDIP dimana sifatnya mestinya rahasia dan hanya untuk internal partai saja. Surat dengan nomor 3106/ST/DPP/VII/2024 ini memasangkan Novida dengan Yusron Martofa sebagai calon wakil bupatinya.
BACA JUGA: DPP PDIP Klaim Sudah Menyerahkan Surat Tugas Bagi Kandidat Pilkada di DIY
Surat tugas ini memerintahkan Novida dan Yusron untuk melakukan konsolidasi dan persiapan lainnya guna menghadapi Pilkada. "Saya sudah melakukan konsolidasi itu sejak menerimanya, termasuk penugasan lainnya untuk persiapan menghadapi Pilkada," katanya, pada Selasa (30/7/2024).
Konsolidasi yang sudah dan akan digelar terus Novida ini dari ranting PDIP Kulonprogo hingga DPD PDIP DIY. "Semuanya dilakukan secara simultan hingga hari ini dan kedepan terus kami makin matangkan," jelasnya.
Pertemuan dengan kader-kader dan pengurus PDIP dari level kalurahan hingga provinsi itu, jelas Novida, berjalan dengan lancar. "Kami diterima dengan baik dan mendapat dukungan dari pengurus dan kader ranting sampai DPD PDIP DIY," terangnya.
Hasil dari tindak lanjut surat tugas dari DPP PDIP itu, jelas Novida, akan dievaluasi. "Evaluasi untuk mengetahui hambatan, tantangan, dan kendala yang ditemui saat konsolidasi dan persiapan lainnya untuk dilaporkan ke DPP PDIP," tuturnya.
Anggota DPRD DIY dari fraksi PDIP 2019-2024 ini menerangkan dirinya menjalin komunikasi dengan pengurus pusat partai banteng melalui DPC Kulonprogo dan DPD PDIP DIY. "Sementara ini tidak ada hambatan, komunikasi akan terus dilakukan termasuk membangun koalisi," papar Novida.
Novida menyebut koalisi yang akan dibangun tersebut telah menjalin komunikasi dengan DPC PDIP Kulonprogo yang kadernya jadi calon wakil bupati. "Koalisi terus kami matangkan, selain PKB kami juga menjalin komunikasi dengan partai-partai lain," katanya.
Hasil dari pelaksanaan dari surat tugas ini, lanjut Novida, DPP PDIP akan memberikan penilaian yang nantinya akan turun surat rekomendasi. "Setelah surat tugas, akan dilanjutkan dengan surat rekomendasi setelah konsolidasi dan persiapan lain matang," ujarnya.
Surat tugas yang dimiliki Novida sebagai calon bupati itu dibenarkan juga oleh Ketua DPC PDIP Kulonprogo, Fajar Gegana. Mantan Wakil Bupati Kulonprogo ini menyebut mestinya surat itu hanya untuk internal partainya, tidak tersebar luas ke publik.
Fajar juga sudah menyampaikan surat tugas itu ke Novida dan DPC PKB Kulonprogo. "Kami harap tindak lanjut dari surat tugas itu segera dilaksanakan, kami juga menunggu silaturahmi DPC PKB Kulonprogo untuk membahas penguatan koalisi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.