Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026: PJR Prambanan dan Mal
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Media Survei Center Indonesia (MSCI) merilis hasil survei elektabilitas dan simulasi calon Wali Kota Jogja dalam Pilkada Serentak 2024. Setidaknya ada tiga nama yang memiliki elektabilitas tertinggi baik secara terbuka maupun tertutup yaitu Heroe Poerwadi, Singgih Raharjo dan Afnan Hadikusumo. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Media Survei Center Indonesia (MSCI) merilis hasil survei elektabilitas dan simulasi calon Wali Kota Jogja dalam Pilkada Serentak 2024. Setidaknya ada tiga nama yang memiliki elektabilitas tertinggi baik secara terbuka maupun tertutup yaitu Heroe Poerwadi, Singgih Raharjo dan Afnan Hadikusumo.
Heroe Poerwadi merupakan mantan Wakil Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo adalah mantan Kepala Dinas Pariwisata DIY yang sudah pensiun dini dan Afnan Hadikusumo merupakan tokoh Muhammadiyah yang ini masih duduk di DPD RI. Adapun survei ini digelar pada 25-30 Juli 2024. MSCI merupakan lembaga survei independen yang telah mengantongi izin penelitian dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri untuk meneliti terkait Pilkada di seluruh Indonesia.
Direktur Eksekutif MSCI Helmi Panggabean menjelaskan hasil survei popularitas terbuka calon wali Kota Jogja, Singgih Raharjo mendapatkan nilai teratas dengan angka 25,3% disusul Heroe Purwadi 21%, Afnan Hadikusumo 19,5%, Hery Zudianto 17,3 % dan Eko Suwanto 12%. Adapun hasil survei elektabilitas terbuka, Heroe Purwadi 20%, Singgih Raharjo 8,8%, Eko Suwanto 6,0%, Wawan Hermawan 5,8% dan Afnan Hadikusumo 5,0%.
Sedangkan popularitas tertutup, Heroe Poerwadi berada di urutan pertama dengan angka 68,5% disusul Singgih Raharjo 60,3%, Afnan Hadikusumo 37,0%, Wawan Hermawan 25,5% dan Eko Suwanto 25,5%.
"Survei ini dengan sampel 400 responden, metode multistage random sampling dan toleransi kesalahan [Margin of Error – MoE] plus 4,90 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kecamatan terdistribusi secara
proporsional di setiap kelurahan yang dipilih secara acak dengan jumlah 10 orang per kecamatan," katanya Minggu (4/8/2024).
Hasil survei elektabilitas calon wali kota tertutup, Heroe Poerwadi kembali berada di urutan pertama 29,8% disusul Singgih Raharjo13,8%, Afnan Hadikusumo 10,5%, Wawan Hermawan 10,3% dan Eko Suwanto 7,8%. MSCI juga melakukan simulasi dengan 4 orang calon wali kota yang nama-namanya teratas dalam survei tersebut. Hasilnya Heroe Poerwadi memperoleh suara 35,5%, Singgih Raharjo 18,3%, Afnan Hadikusumo 12,8% dan Wawan Hermawan 12,8%.
"Kami juga mensurvei konsistensi pemilih. Hasilnya 24,5 persen responden akan memilih dengan pilihan sama saat pemilihan berlangsung dan sebanyak 44,8 persen kemungkinan pilihan bisa berubah. Kami juga mendapati 12,8 persen responden belum menentukan siapa sosok yang akan dipilih karena belum tahu siapa yang akan maju," katanya.
BACA JUGA : Jelang Pilkada Jogja, PSI Merapat ke Gerindra
Helmi menyoroti terkait tingginya angka responden yang tidak tahu terkait sosok calon wali kota Jogja. Pada simulasi 4 calon wali kota sebanyak 20,8 responden menyatakan tidak tahu dan simulasi 3 calon juga menemukan adanya 27,5% tidak tahu sosok yang akan dipilih.
"Kemudian survei tertutup calon wali kota, ketika kami mengajukan pertanyaan dari nama-nama tersebut siapa yang cocok jadi wali kota dan wakil wali kota sebanyak 52,3 persen menjawab tidak tahu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.