Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Empat bulan jelang Pilkada, DPC PDI Perjuangan Sleman mulai bergerak memenangkan pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Selain memperkuat konsolidasi di internal partai, pasangan ini juga sudah dikomunikasikan dengan partai yang tergabung di Koalisi Sleman Bersatu.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda mengatakan pasca-turunnya rekomendasi yang akan mengusung bakal calon bupati Harda Kiswaya berpasangan dengan bakal calon wakil bupati Danang Maharsa, langsung menjalin komunikasi yang intens dengan parpol lain, khususnya yang tergabung di Koalisi Sleman Bersatu.
Hasilnya, ada kesamaan dan pemahaman untuk mengusung pasangan yang sama. “Sudah ada komunikasi dan mudah-mudahan segera terbit rekomendasi terkait dengan pasangan bakal calon yang telah disepakati bersama,” kata Gustan, Selasa (6/8/2024).
Dia tidak menampik di Pilkada Sleman, PDI Perjuangan bisa mengusung calon sendiri. Kendati demikian, berdasarkan instruksi dari DPP, pihaknya tidak akan jemawa sehingga tetap membuka koalisi untuk memperkuat upaya pemenangan pasangan calon yang diusung. “Makanya komunikasi politik dengan partai lain terus dijalin untuk mendukung pemenangan pasangan Harda-Danang di Pilkada Sleman,” kata Gustan.
Adapun, untuk konsolidasi di internal partai, dia mengakui sudah ada instruksi dari DPP terkait dengan upaya-upaya pemenangan. Menurut dia, mesin-mesin partai semakin intens digerakan untuk merebut hati pemilih sehingga calon yang diusung bisa tampil jadi pemenang. “Kami solid dengan basis pendukung yang tersebar di semua elemen masyarakat. Ini akan kami optimalkan untuk pemenangan,” kata Gustan.
BACA JUGA: PKS Masih Gamang, Dukung Harda atau Kustini di Pilkada
Di sisi lain, lanjut dia, PDIP juga akan memulai kampanye dengan diawali dari keluarga terdekat masing-masing kader. Selanjutnya bergerak ke Masyarakat dan mulai dari sekarang juga sudah mengenalkan bakal calon yang diusung ke tokoh-tokoh masyarakat. “Pengenalan pasangan calon akan kami intesifkan sehingga semakin dikenal di Masyarakat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengatakan, partainya belum menentukan sikap akan bergabung ke kubu Harda Kiswaya atau Kustini Sri Purnomo. Ia tidak menampik kedua bakal calon ini merupakan kandidat kuat yang diusung oleh PKS di Pilkada Sleman.
Dia berdalih keputusan belum diambil karena masih terus melakukan koordinasi internal dan berkomunikasi dengan internal dengan DPW maupun DPP PKS. “Masih terus dibahas dan mudah-mudahan dalam waktu 2-3 hari sudah terang benderang berkaitan dengan bakal calon yang diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Empat WNA China jadi tersangka PETI di hutan Nabire setelah operasi Satgas PKH Halilintar temukan tambang emas ilegal.
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.
Donald Trump mengancam Oman terkait Selat Hormuz. CNN menyebut 15 negara pernah jadi target ancaman atau serangan AS.
Kerbau kurban di Kudus mengamuk hingga melukai warga. Polisi terpaksa melumpuhkan dua ekor demi keselamatan masyarakat.
MGPA dan Bea Cukai Soekarno-Hatta perkuat koordinasi logistik MotoGP Mandalika untuk dukung kelancaran event internasional di NTB.