KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Proyek pembangunan Jembatan Pandansimo./Istimewa-PUPR.
Harianjogja.com, BANTUL--Upaya untuk menangkap peluang ekonomi dan wisata seiring segera selesainya pembangunan Jembatan Pandansimo, Bantul tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kapanewon Srandakan, tapi juga dilakukan oleh Pemerintah Kapanewon Sanden.
Tidak hanya mengoptimalkan pantai yang ada di Kapanewon Sanden, yakni Pantai Samas, Pantai Pandansari dan Pantai Goa Cemara, Pemerintah Kapanewon Sanden juga akan mengoptimalkan kuliner serta produk UMKM yang ada di wilayahnya untuk menangkap peluang ekonomi dan wisata di daerah tersebut.
Panewu Sanden, Deni Ngajis Hartono mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan langkah awal dengan para pelaku wisata, UMKM dan kuliner di wilayahnya untuk menangkap peluang eknomi dan kedatangan wisatawan di pantai tersebut.
"Kami sampaikan terkait dengan grand desain Kapanewon Sanden ke depan, dan kami pahamkan kepada mereka juga terkait dengan visi dan misi pak Gubernur yang ingin mewujudkan kawasan pantai selatan sebagai pintu gerbang. Sehingga, keberadaan JJLS dan jembatan Pandansimo ini harus benar-benar dioptimalkan nantinya," kata Deni, Rabu (14/8/2024).
Menurut Deni, untuk mendukung upaya agar wisatawan yang melewati jembatan Pandansimo dan JJLS bisa dioptimalkan untuk mengunjungi sejumlah pantai dan pusat UMKM dan kuliner di Kapanewon Sanden, sejumlah langkah telah dilakukan. Salah satunya adalah dengan pembangunan sejumlah objek baru yang bisa mendorong wisatawan masuk ke Kapanewon Sanden yang berujung kepada peningkatan perekonomian warga di kapanewon tersebut.
"Seperti di Kalurahan Srigading, ada Taman Srigading, lalu penataan kawasan pengklik, itu adalah salah satu upaya agar peluang wisatawan yang datang bisa dioptimalkan," lanjutnya.
Untuk sektor kuliner, Deni mengaku, di Kapanewon Sanden, ada sentra kuliner bebek goreng yang selama ini sudah dikenal oleh masyarakat Bantul. Sehingga keberadaan kuliner khas ini ke depan tinggal dioptimalkan dalam hal promosi, agar wisatawan yang datang ke Sanden tidak hanya menikmati wisata pantai tapi juga wisata kuliner.
"Kami juga bersinergi dengan kapanewon sebelah yakni Srandakan. Agar wisatawan yang nantinya datang kesana juga bisa diarahkan ke sejumlah pantai, UMKM dan kuliner di Sanden," terang Deni.
Sementara, Panewu Srandakan, Sarjiman mengatakan, pihaknya sudah mulai bekerja sama dengan para pelaku wisata di Pantai Cangkring, Pantai Baru, Pantai Kuwaru dan Pantai Pandansimo untuk menangkap peluang kedatangan wisatawan di pantai tersebut.
Sebab, Sarjiman melihat setelah adanya Yogyakarta Internasional Airport (YIA) dan rampungnya pembangunan jembatan Pandansimo, harus dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari sektor pariwisata, Sarjiman berharap agara wisatan tidak sekadar lewat di wilayah Srandakan. Akan tetapi, mampir ke objek wisata pantai di wilayah Kapanewon Srandakan.
"Kami harapkan merek bisa mampir juga kepusat kuliner dan kerajinan di kapanewon kami. Karena kami juga memiliki kekhasan seperti mie lethek, dan beberapa sentra pembuatan tempe. Sehingga, ini bisa memberi dampak positif dan peningkatan perekonomian masyarakat," harap Sarjiman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.