Macet Bisa Bikin Mobil Cepat Rusak! Komponen Ini yang Terancam
Kemacetan tidak hanya menguras waktu, tetapi juga mempercepat kerusakan mobil. Kenali empat dampak utama macet terhadap mesin, rem, dan konsumsi BBM.
Proyek pembangunan Jembatan Pandansimo yang berada di wilayah pesisir selatan Bantul terus dikebut. Saat ini proyek yang membentang di atas Sungai Progo ini telah mencapai 53% dan ditarget akhir 2024 selesai alias bisa dilewat. - Istimewa/PUPR.
Harianjogja.com, BANTUL— Sejumlah langkah mulai dilakukan oleh Pemerintah Kapanewon Srandakan, Bantul, seiring segera selesainya pembangunan Jembatan Pandansimo, Bantul yang menghubungkan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) dan Pantai Selatan (Pansela) dengan wilayah Kulonprogo.
Selain mengoptimalkan Pantai yang ada yakni Pantai Cangkring, Pantai Baru, Pantai Kuwaru dan Pantai Pandansimo, Pemerintah Kapanewon juga mulai mengoptimalkan kuliner dan kerajinan di wilayahnya untuk menangkap peluang ekonomi saat Jembatan Pandansimo mulai dioperasionalkan.
Panewu Srandakan, Sarjiman mengatakan, pihaknya sudah mulai bekerja sama dengan para pelaku wisata di Pantai Cangkring, Pantai Baru, Pantai Kuwaru dan Pantai Pandansimo untuk menangkap peluang kedatangan wisatawan di pantai tersebut.
"Kami juga mohon kepada Dispar, Bappeda, dan Dinas Kebudayaan (Disbud) agar mendapatkan tempat untuk memamerkan produk unggulan Srandakan di area sekitar Jembatan Pandansimo," kata Sarjiman, Kamis (8/8/2024).
Sebab, Sarjiman melihat setelah adanya Yogyakarta Internasional Airport (YIA) dan rampungnya pembangunan jembatan Pandansimo, harus dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari sektor pariwisata, keberadaan jembatan Pandansimo bisa membuat wisatawan tidak sekadar lewat di wilayah Srandakan. Akan tetapi, mampir ke objek wisata pantai di wilayah Kapanewon Srandakan.
"Mereka bisa mampir juga kepusat kuliner dan kerajinan di Kapanewon Srandakan. Sehingga keberadaan jembatan Pandansimo ini memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Srandakan,” harapnya.
Sebab, diakui Sarjiman untuk sektor kuliner, di Kapanewon Srandakan memiliki kekhasan seperti mie lethek, dan beberapa sentra pembuatan tempe. "Ini bisa menjadi salah satu produk unggulan kami," ucap Sarjiman.
Di sisi lain, Kementerian PUPR kini tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Pandansimo Kabupaten Bantul guna meningkatkan konektivitas JJLS.
“Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat selatan, selain jalan nya bagus. Juga memiliki pemandangan yang indah (panoramic road) dan terdapat banyak obyek wisata,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.
Peningkatan konektivitas Jalan Pantai Selatan, kata Basuki, diharapkan dapat menjadi jalur wisata Pantai Selatan serta memperlancar konektivitas. Selain itu dapat mengurangi beban lalu lintas Jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi D.I Yogyakarta, BBPJN Jateng-DIY, Setiawan Wibowo, mengungkapkan jika konstruksi jembatan dilengkapi dengan teknologi Lead Rubber Bearing (LRB) untuk melindungi/mereduksi struktur utama jembatan dari potensi bencana.
Menurutnya, jembatan ini berada diatas tanah dengan struktur berpasir dan muka air tanah dangkal, lokasinya dekat sumber gempa.
"Teknologi LRB dapat meningkatkan ketahanan struktur terhadap gempa dimana LRB memiliki sifat elastis memungkinkan struktur bawah bergeser," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemacetan tidak hanya menguras waktu, tetapi juga mempercepat kerusakan mobil. Kenali empat dampak utama macet terhadap mesin, rem, dan konsumsi BBM.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.