Advertisement
Harda-Danang Kantongi Lima Rekomendasi Partai Politik untuk Pilkada Sleman
Ilustrasi Pilkada / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Bakal Pasangan Calon Harda Kiswaya-Danang Maharsa akan diusung koalisi besar yang tergabung dalam Koalisi Sleman Baru, untuk bertarung dalam Pilkada 2024.
Hingga saat ini surat rekomendasi yang telah dipegang berasal dari lima partai politik yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, NasDem dan PPP.
Advertisement
Bakal Calon Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan, sudah mendapatkan restu untuk maju dari lima partai politik. Ini meliputi PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, NasDem dan PPP.
“Rekomendasi sudah diterima dan masih ada partai lain yang menyusul untuk bergabung,” kata Danang, Selasa (20/8/2024).
Menurut dia, sudah mulai menyiapkan berkas pendaftaran bersama-sama dengan Harda Kiswaya selaku satu paket pasangan calon.
“Apa yang diminta KPU sudah dipersiapkan dengan Pak Harda. Jadi, pada saat pendaftaran sudah siap diserahkan,” katanya.
Meski demikian, Danang mengakui masih belum menentukan tanggal untuk pendaftaran ke KPU Sleman. Ia juga memastikan akan ada deklarasi bersama dengan partai pengusung di Pilkada Sleman. “Tunggu waktu dan hari baiknya,” kata Danang.
Ketua DPD NasDem Sleman, Surana membenarkan DPP sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Sleman tertanggal 19 Agustus 2024. Berdasarkan keputusan dari DPP, NasDem akan mengusung pasangan calon Harda Kiswaya dengan Danang Maharsa. “Sudah ada dan kami siap memenangkan duet Harda-Danang,” katanya.
BACA JUGA: Game Black Myth: Wukong Dirilis Hari Ini, Sedot Jutaan Orang Main Bareng
Ia tidak memungkiri sebelum rekomendasi turun, juga sempat menjadikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo sebagai bakal calon yang diusung. Hal ini tak lepas dari tingkat elektibitas yang bersangkutan yang tinggi di Kabupaten Sleman.
Meski demikian, Surana mengakui tak jadi mengusung karena Bakal Calon Bupati Kustini dinilai terlalu lama menentukan calon pendampingnya yang belum diketahui hingga sekarang.
Oleh karena itu, dengan hanya mengantongi tiga kursi di DPRD, partainya tidak bisa menunggu terlalu lama sehingga memutuskan bergabung mendukung Harda-Danang.
“Kami ingin mengikuti kontestasi, meski tidak bisa mengusung sendiri. Jadi, diputuskan untuk mengusung Harda-Danang yang muncul lebih awal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








