Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—DPC PDIP Kota Jogja hingga kini masih menunggu turunnya rekomendasi dari DPP terkait dengan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja yang akan diusung pada gelaran Pilkada 2024 mendatang.
Politisi PDIP sekaligus Ketua Sementara DPRD Kota Jogja, FX Wisnu Sabdono Putro memperkirakan rekomendasi akan turun dalam waktu dekat.
"Kemungkinan dalam waktu satu hari sampai dua hari ini selesai," kata Wisnu saat ditemui di Embung Giwangan, Jumat (23/8/2024).
Wisnu tak menjawab secara gamblang ketika ditanya kemungkinan mengusung kader sendiri atau berkoalisi.
Dia hanya mengatakan, berdasarkan perolehan kursi saat Pileg lalu PDIP dipastikan bisa mengusung calon sendiri. Dia juga tak menampik soal kemungkinan berkoalisi dengan partai lainnya.
"Jadi masih memungkinkan kami bersama-sama, tapi tidak menutup kemungkinan mengusung sendiri. Toh kami bisa mengusung sendiri. Ya perbandingannya 50:50," tuturnya.
Wisnu mengatakan PDIP punya skema untuk mengajukan nama calon. Beberapa nama calon yang mendaftar lewat tahapan penjaringan beberapa waktu lalu juga telah diserahkan kepada DPP untuk dilakukan pertimbangan. Di sisi lain, ada juga skema penugasan. "Sepanjang itu penugasan dari partai, kami PDIP siap melaksanakan perintah partai," tuturnya.
Wisnu mengaku hingga saat ini komunikasi politik masih terus dilakukan. Baik kepada pasangan Heroe-Supena maupun Afnan-Singgih.
Wisnu mengaku baru seminggu yang lalu pihaknya bertemu dengan Afnan Hadikusumo. Saat ditanya soal sikap PDIP menanggapi putusan MK terkait perubahan undang-undang Pilkada, Wisnu mengatakan masih menunggu perkembangan selanjutnya. "Kita masih menunggu tanggal 27 karena masih gayeng ini. Nanti kalau DPR RI macam-macam piye balegnya, kita masih menunggu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.