Advertisement
Gunungkidul Heritage Run 2024 Bakal Digelar di Gunung Api Purba Nglanggeran, Catat Tanggalnya!
Ilustrasi lari maraton. Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menggelar Gunungkidul Heritage Run 2024. Event lari tingkat nasional yang dibiayai dari dana keistimewaan (Danais) kali ini digelar di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul pada 31 Agustus 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul Supriyanto mengatakan event ini selain mempromosikan potensi wisata juga dalam rangka mempromosikan olahraga dan meningkatkan kebugaran di tengah masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kebugaran jasmani dan kesehatan.
Advertisement
Ia menyebut animo masyarakat dalam mengikuti acara ini cukup tinggi. "Tercatat jumlah pendaftar yang dibuka sejak 5 Agustus lalu sampai Sabtu pekan lalu mencapai 1.500 orang," katanya dilansir dari laman resmi Pemkab Bantul, Jumat (23/8/2024).
Lomba lari dengan jarak 5 kilometer ini terdiri dari delapan kategori untuk siswa SMP dan SMA sederajat, masyarakat lokal Gunungkidul dan nasional, bahkan akan ada peserta dari warga negara asing (WNA) yang turut memeriahkan event lari tersebut.
BACA JUGA: Penetapan Kawasan Konservasi Pantai Wediombo, Pemda DIY Tunggu Verifikasi
Pendaftaran lomba lari gratis, namun peserta diwajibkan membayar tiket masuk (HTM) kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran sebesar Rp25.000 per orang. Pembayaran tiket masuk dilakukan pada 31 Agustus 2024 di area lapangan bola Nglanggeran mulai pukul 03.00 WIB. Pembayaran bisa dilakukan tunai atau melalui QRIS.
Harga tiket masuk tersebut sudah termasuk menikmati kawasan wisata gunung Api Purba Nglanggeran, shuttle, dan asuransi.
Dalam kegiatan ini akan menyajikan penampilan-penampilan kesenian, kebudayaan, potensi wisata, serta makanan khas daerah. "Kami juga menghadirkan belasan pelaku UMKM yang ikut menyemarakkan event olahraga ini," ucap Supriyanto.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta berpesan agar event tersebut dikemas lebih professional dan berkesan bagi peserta. Jangan seperti event-event yang sebelumnya. “Tunjukkan Heritage-nya yang membedakan dengan event lari yang lain. Potensi wisata Gunung Api Nglanggeran dan budaya lokal lebih ditonjolkan, sehingga para pelari terkesan dengan kegiatan tersebut, “ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
Advertisement
Advertisement







