Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Walau di sejumlah daerah lainnya sudah mendapatkan rekomendasi, DPC PDI Perjuangan Kulonprogo dan DPC PKB Kulonprogo hingga saat ini masih belum mendapat kepastian untuk pencalonan pilkada.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kulonprogo, Fajar Gegana menuturkan sampai saat ini pihaknya belum mendapat rekomendasi dan info terkait rekomendasi pencalonan. “Belum ada info. Kulonprogo belum. Enggak tahu kapan, itu dari DPP,” ujarnya, Jumat (23/8/2024).
Belum adanya rekomendasi ini membuat DPC PDI Perjuangan Kulonprogo juga belum menentukan arah koalisi dengan partai lain karena calonnya belum ada. “Semua tinggal calonnya siapa yang diusung, terus partai lain memberi penilaian. Sekarang masih cair,” ungkapnya.
Adapun DPC PDI Perjuangan Kulonprogo sebelumnya sudah menerima surat tugas dari DPP untuk menunjuk Novida Kartika Hadhi dan Yusron Martofa. Keduanya sudah memenuhi undangan ke Jakarta, tetapi sampai sekarang belum ada keputusan final untuk keduanya.
Seperti halnya PDI Perjuangan, DPC PKB Kulonprogo juga belum menerima rekomendasi dari DPP. Padahal, di beberapa daerah lainnya di DIY sudah mendapatkan rekomendasi tersebut. “Belum ini. Tinggal Kulonprogo yang belum,” katanya.
Dia juga belum mendapatkan informasi kapan rekomendasi itu akan diberikan. Meski demikian, dari DPC PKB Kulonprogo sudah mengusulkan nama untuk posisi wakil bupati, yakni Luqman Arifin dari PCNU Kulonprogo. “Gus Luqman Ketua PCNU, untuk wakil,” paparnya.
Pada perkembangan terbaru, DPC PKB Kulonprogo hanya mengusulkan wakil bupati ke DPP. Adapun sebelumnya DPC PKB Kulonprogo sempat mengusulkan almarhum Akhmad Basuki sebagai bupati. “Perlu persiapan yang matang untuk bupati, sementara waktu sudah mepet pendaftaran,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.