Rekomendasi Belum Turun, Yusron Martofa Mengundurkan Diri dari Pencalonan Pilkada Kulonprogo

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Minggu, 25 Agustus 2024 18:57 WIB
Rekomendasi Belum Turun, Yusron Martofa Mengundurkan Diri dari Pencalonan Pilkada Kulonprogo

Ilustrasi Pilkada - Antara

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo dalam Pilkada 2024 kurang dua hari lagi dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU). Situasi masih sangat dinamis, termasuk belum adanya rekomendasi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk partai.

Di sisi lain Yusron Martofa dikabarkan mengundurkan diri. Kepala Bapilu DPC PDI Perjuangan Kulonprogo, Aris Syarifuddin, menjelaskan surat resmi rekomendasi bakal calon dari DPP belum ada. “Secara resmi kami belum menerima,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (25/8/2024).

Meski demikian, PDIP Kulonprogo kemungkinan besar akan mengusung Novida Kartika Hadhi jika tidak ada perubahan mendadak dari DPP. Hal ini dikarenakan Novida sudah mendapat surat tugas dan memenuhi panggilan PDI Perjuangan ke Jakarta.

Sebenarnya selain Novida, DPP PDI Perjuangan juga sudah memanggil Yusron Martofa, kader DPC PKB Kulonprogo yang mendaftar di DPC PDIP Kulonprogo. Namun Yusron dikabarkan mengundurkan diri dari pencalonan pada Sabtu (24/8/2024).

Kabar ini diketahui dari sosial media Yusron Martofa. Terkait kabar pengunduran diri Yusron Martofa ini, Aris juga sudah mengonfirmasi membenarkan. “Ya, benar. Pak Yusron mengundurkan diri. DPC sudah dikasih tembusan,” ungkapnya.

Dengan demikian, pendaftar yang telah mendapat surat tugas tinggal menyisakan Novida. Namun pihaknya tetap menunggu rekomendasi resmi dari DPP. “Kabar yang beredar mas Novida, tapi secara resmi kami belum dapat tembusan resmi rekomendasi itu. Kita tunggu saja resminya,” katanya.

BACA JUGA: Ada Proyek Tol Jogja-Solo-YIA di Simpang Empat Kronggahan, Sejumlah Rute Alternatif Disiapkan

Ketika surat rekomendasi dari DPP sudah ada, maka DPC PDI Perjuangan Kulonprogo siap menguupayakan secara maksimal pencalonan bakal calon tersebut. “Kalau rekomendasinya mas Novida, kita perjuangkan bersama. Partai wajib mengamankan dan memenangkan,” tegasnya.

Beberapa partai lain juga belum mendapat rekomendasi resmi dari DPP. Salah satunya Golkar, yang sampai sekarang masih membahas pengusulan bakal calon ke DPP. “Rekomendasinya belum ada. Mungkin besok mengerucut,” kata Sekretaris Golkar Kulonprogo, Djuwardi.

Sejumlah partai lain juga belum mendapat rekomendasi, meski sudah mengusulkan nama bakal calon. Gerindra dan Nasdem dikteahui sudah mengusulkan Marija, sedangkan PKB mengusulkan Luqman Arifin sebagai wakil bupati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online