Advertisement
Bansos Beras di Sleman Masih Akan Disalurkan 2 Kali
Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) beras untuk Agustus 2024 berjalan dengan lancar. Hingga akhir tahun rencananya masih ada dua kali penyaluran bantuan yang sama.
Asisten I Setda Sleman Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Suparmono mengatakan, Pemerintah Pusat kembali menyalurkan bansos beras ke Masyarakat mulai Agustus lalu. Adapun penerima di Kabupaten Sleman berjumlah 91.475 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Advertisement
BACA JUGA : Jokowi Bagi-Bagi Bansos di Jogja
“Bantuan yang diberikan beras seberat sepuluh kilogram untuk satu keluarga penerima manfaat,” katanya, Senin (2/9/2024).
Dia menjelaskan, untuk penyaluran Agustus sudah berlangsung mulai dari awal hingga akhir bulan. Adapun pelaksanaan langsung dikirimkan oleh Bulog ke masing-masing kalurahan.
“Jadwal disesuaikan dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama dan prosesnya berjalan dengan lancar,” kata Pram, sapaan akrabnya.
Menurut dia, bansos beras masih akan disalurkan dua kali lagi. Rencananya penyaluran dilaksanakan pada Oktober dan Desember mendatang.
Disinggung mengenai keluarga penerima manfaat, Pram mengakui datanya tidak akan berbeda jauh dengan penyaluran bantuan di Agustus. Meski demikian, ia mengakui sebelum penyaluran dilaksanakan lagi akan ada proses verifikasi ulang agar bantuan bisa tepat sasaran.
“Data kependudukan sangat dinamis. Jadi, nanti saat akan dicairkan pasti ada verifikasi dan validasi terhadap calon penerima bantuan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi. Menurut dia, pelaksana penyaluran dilakukan oleh Bulog yang bekerjasama dengan masing-masing kalurahan.
BACA JUGA :59 Keluarga di Sleman Mundur dari Penerima Bansos PKH
Adapun penyaluran dilakukan melalui proses undangan kepada calon penerima manfaat ke lokasi yang telah ditentukan. “Jadi sebelum disalurkan akan ada undangan kepada warga untuk mengambil jatah beras yang sudah dialokasikan,” katanya.
Meski pelaksanaan langsung ditangani Bulog dengan kalurahan, Mustadi memastikan ada upaya monitoring dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan merupakan beras yang layak dikonsumsi serta tepat sasaran.
“Kami akan bantu monitoring. Harapannya dengan monitoring ini, maka penyaluran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement









