Advertisement
Didatangi Pasangan Untoro-Wahyudi, PCNU Bantul: Program Mereka Linier dengan yang Kami Rasakan
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul, Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi, mengunjungi kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bantul di Jalan Marsda Adisucipto Nomor 45, Karangbayam, Bantul, Selasa (3/9/2024) sore - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul, Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi, mengunjungi kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bantul, Selasa (3/9/2024) sore. Bakal paslon yang mengusung jargon Bantul Berbenah, Bantul Gumregah ini bersilaturahmi dengan para pengurus NU sekaligus memohon doa restu mengikuti kontestasi Pilkada Bantul pada 27 November 2024 mendatang.
Bakal paslon Untoro-Wahyudi tiba di kantor PC NU Bantul pada pukul 16.00 WIB, dan langsung disambut oleh sejumlah pengurus PC NU Bantul. Setelah berkomunikasi di aula kantor PC NU selama hampir dua jam, pertemuan antara paslon Untoro-Wahyudi dengan pengurus NU Bantul diakhiri dengan doa bersama.
Advertisement
Bakal calon Bupati Bantul Untoro Hariadi mengatakan kunjungannya ke kantor PCNU Bantul adalah untuk meminta doa restu, dan dukungan serta arahan-arahan. Pasangan Untoro-Wahyudi menilai NU merupakan aset bangsa.
"Karena itu, kami minta izin berdua untuk tetap belajar bekerja sama dengan NU. Insyaallah kerja sama ini akan berlanjut. Kami lembagakan, tadi kami sampaikan gambaran ke depan, dan pak Damanhuri [Rois Syuriah PCNU Bantul] juga menyampaikan ternyata sinkron," kata Untoro seusai pertemuan.
Diakuinya, ada beberapa masalah di masyarakat yang tidak bisa dipecahkan sendiri. Oleh karena itu, kata Untoro, perlu sinergritas antara NU dan pihaknya ke depan untuk mengatasi persoalan di masyarakat.
"Apa yang kami sampaikan dan dilihat kami dengan keluarga besar NU itu sama. Kita kemarin mengalami stagnasi, tentu ke depan harus membuka jalan agar bisa mengurai bersama-sama," kata Untoro.
Terkait dengan persoalan yang ingin diselesaikan, kata Untoro, tidak hanya masalah pendidikan, persoalan ekonomi dan kesehatan. "Hal yang sama juga diungkapkan oleh keluarga besar NU, ini yang dihadapi ke depan. Problem inii jika tidak segera diurai akan menumpuk," papar Untoro.
Linier dan Mengena
Sementara Rois Syuriah PCNU Bantul, Damanhuri mengaku berterima kasih atas kedatangan bakal paslon Untoro-Wahyudi. Apalagi Wahyudi adalah murni kader NU yang menjadi kebanggaan warga NU. Selain itu Wahyudi adalah lurah yang berprestasi.
"Apalagi nanti kalau Allah memberikan ijabah beliau memimpin di Bantul bersama Untoro Hariadi tentu kami sangat mengapresiasi dan juga sangat mendukung. Semoga Allah memudahkan jalan Untoro dan Wahyudi untuk mencapai tujuan ingin meningkatkan kesejahteraan warga Bantul dan membangun bantul lebih baik," katanya.
Damanhuri menceritakan jika dua bakal paslon lainnya yakni Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta dan Joko Budi Purnomo-Rony Wijaya Indra Gunawan juga telah datang ke kantor PCNU Bantul. "Dan, yang memang secara komprehensif, Wahyudi memberi gambaran visi misi ke depan terkait dengan program NU kebetulan sangat sinergi. Karena yang lain kemarin belum sampai menyentuh misi kedepannya seperti itu, hanya sekadar silaturahmi mohon doa restu," kata Damanhuri.
BACA JUGA: PCNU Bantul Nyatakan Netral di Pilkada 2024
Damanhuri juga mengungkapkan jika program dari pasangan Untoro-Wahyudi juga rinci dan linier dengan apa yang dirasakan oleh keluarga besar NU. "Wahyudi menyampaikan visi misi, programnya yang sangat sinergi dengan program NU, karena beliau memang kader dari dalam NU dan tahu betul persoalan besar yang dihadapi NU," terang Damanhuri.
Meski demikian, Damanhuri menyatakan pihaknya tidak akan membeda-bedakan semua bakal paslon yang datang ke kantor PCNU Bantul. Semua bakal paslon didukung dan direstui.
"Kami Mendukung dan merestui semuanya, sebagaimana yang lain juga ketika silaturahim ke kita, kita menerima dengan baik, memberikan dukungan, doa restu hingga selamat berkontestasi," katanya.
"Meskipun dukungannya itu satu sama lain mungkin ya secara umum sama, tapi saya juga menyerahkan karena sampai tingkat teknis bukan ranah PCNU nantinya, itu ranah tim pemenangan masing-masing pasangan. Kami sifatnya hanya dukungan secara umum, dukungan moral seperti itu," ucap Damanhuri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









