Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ilustrasi sesar gempa - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan jalur Sesar Opak memeriksa kembali kekuatan konstruksi bangunan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya gempa bumi Megathrust.
"Sesar Opak ini terbentang mulai dari Kabupaten Bantul hingga Kabupaten Klaten, dan melewati beberapa wilayah di daerah Sleman sisi Selatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Selasa (10/9/2024).
BACA JUGA: BMKG Catat 521 Kali Gempa Selama Agustus, Jogja Satu-satunya yang Merusak
Menurut dia, wilayah di Kabupaten Sleman yang berada di sekitar jalur Sesar Opak tersebut meliputi Kapanewon (Kecamatan) Berbah, Prambanan dan Kalasan serta wilayah di sekitarnya.
"Wilayah-wilayah tersebut dalam pendataan yang kami lakukan, saat terjadi gempa Bantul pada 2006 memang mengalami kerusakan yang parah, dan dalam pemetaan kami wilayah tersebut masuk dalam zona merah Amplifikasi," katanya.
Ia mengatakan, masyarakat yang berada di wilayah zona merah tersebut agar memeriksa kembali kekuatan konstruksi bangunan, baik itu bangunan rumah tinggal, perkantoran dan fasilitas umum serta bangunan sarana dan prasarana.
"Pestikan kekuatan bangunannya, jika perlu lakukan penguatan. Kemudian untuk upaya mitigasi pastikan adanya jalur evakuasi, titik kumpul dan lainnya. Jika perlu bisa disiapkan tas atau sejenisnya untuk menyimpan dokumen dan barang berharga serta logistik secukupnya untuk antisipasi jika terjadi pengungsian," katanya.
Makwan mengatakan, meskipun sampai saat ini terjadinya gempa bumi belum dapat diprediksi, namun masyarakat diharapkan tidak panik yang berlebihan.
"Yang terpenting jangan panik terus mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang serta meningkatkan pengetahuan terkait mitigasi bencana," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menyebutkan sumber gempa Sesar opak di DIY sampai saat ini masih terus aktif yang berpotensi menimbulkan gempa bumi dan ada potensi tsunami dari pantai Selatan Jawa.
Sesar Opak merupakan sumber gempa yang jalurnya terletak di daratan. Sesar Opak adalah patahan yang berada tepatnya di sekitar aliran Sungai Opak.
Panjang jalur sesarnya mencapai 45 kilometer di sepanjang aliran Sungai Opak. Sungai Opak sendiri berhulu dari lereng Gunung Merapi, lalu mengalir ke selatan dengan muara langsung ke Samudra Hindia di Pantai Parangtritis, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.