123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Ilustrasi kekerasan seksual anak./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang guru mengaji asal Kapanewon Saptosari, Gunungkidul berinisial S, 31 yang melakukan pelecehan seksual terhadap delapan santrinya dikenai Pasal 82 Undang-undang (UU) No. 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23/2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang. Dengan demikian S terancam pidana penjara maksimal 15 tahun.
“S ini menurut keterangan dia mencabuli muridnya, hanya karena penasaran,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Ahmad Mirza dihubungi, Rabu (11/9/2024).
BACA JUGA: Fakta Baru! Pelecehan Seksual Guru Ngaji di Saptosari Gunungkidul Terjadi Sejak Dua Tahun Lalu
Penetapan tersangka terhadap S dilakukan pada Jumat, (2/8/2024). Barang bukti (BB) yang dibawa polisi yaitu pakaian korban dan pakaian tersangka. Adapun usia korban rata-rata berumur 8 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mewarnai suasana Alun-Alun Demak.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026
DIY dan Selandia Baru menjajaki sister province. Kerja sama ini membahas pertanian, peternakan, pendidikan, kebudayaan, hingga pengiriman sperma sapi.
Data PISA 2025 menunjukkan 53% pelajar Indonesia menggunakan chatbot AI untuk membantu belajar setidaknya sekali dalam sepekan.