Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pj Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menananm pohon pemberian PT Indofood di RTHP Jopraban, Wirobrajan, Rabu (18/9/2024)./Istimewa-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menerima 200 pohon tabebuya dan 50 pohon trembesi dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Rabu (18/9/2024). Ratusan pohon ini akan ditanam di seluruh Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang tersebar di Kota Jogja.
Penyerahan pohon ini secara simbolis dilakukan di RTHP Jopraban, Wirobrajan oleh Branch Human Resources Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Semarang, Ananto Pramandhika kepada Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto.
Ananto Pramadhika menjelaskan penyerahan pohon ini adalah sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP), PT Indofood terhadap lingkungan di Kota Jogja. "Ini merupakan bentuk sinergi kami sebagai perusahaan dengan pemerintah,” katanya.
Dia mengungkapkan dipilihnya pohon tabebuya dan trembesi karena kemampuannya dalam menyerap senyawa karbon yang berbahaya. Kedua pohon ini dapat bertahan di cuaca kering maupun lembab. Selain itu, kedua pohon ini cocok ditanam di iklim tropis hingga subtropis.
"Pohon ini juga dapat berfungsi sebagai penyaring debu, penyerap polutan seperti karbondioksida, pelindung dari terik matahari, serta dapat menurunkan suhu lingkungan," ujar dia.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto, menuturkan pemberian pohon ini dapat menyadarkan masyarakat agar mereka dapat terus menanam pohon meski di lahan yang sempit. "Terlebih untuk mendukung kehadiran RTHP yang berfungsi sebagai ruang publik bagi masyarakat," ujar dia.
BACA JUGA: Duh, Ruang Terbuka Hijau di Sleman Masih Jauh dari Ideal
Kehadiran RTHP di Kota Jogja tidak hanya berdampak pada ketersediaan ruang publik saja. Namun banyak sektor yang turut berkembang. "RTHP ini banyak manfaatnya, misalnya menjadi ruang pendidikan hingga wadah bagi para pelaku UMKM," jelasnya.
Pihaknya pun berkomitmen akan terus mendorong berbagai pihak untuk berkolaborsasi dalam menjaga lingkungan di Kota Jogja. "Dengan ini kiranya dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut serta dalam mendukung inisiatif pelestarian lingkungan," ujarnya.
Sugeng berpesan kepada seluruh masyarakat agar dapat merawat pohon-pohon tersebut agar pohon tersebut dapat terus hidup dan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak masyarakat. "Penghijauan ini bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi mendatang agar mereka dapat menikmati lingkungan yang lebih baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 5 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan pemotor setelah menabrak pembatas jalan dan terpental ke jalur berlawanan di Jalan Jogja–Solo.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.