Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pj Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menananm pohon pemberian PT Indofood di RTHP Jopraban, Wirobrajan, Rabu (18/9/2024)./Istimewa-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menerima 200 pohon tabebuya dan 50 pohon trembesi dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Rabu (18/9/2024). Ratusan pohon ini akan ditanam di seluruh Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang tersebar di Kota Jogja.
Penyerahan pohon ini secara simbolis dilakukan di RTHP Jopraban, Wirobrajan oleh Branch Human Resources Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Semarang, Ananto Pramandhika kepada Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto.
Ananto Pramadhika menjelaskan penyerahan pohon ini adalah sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP), PT Indofood terhadap lingkungan di Kota Jogja. "Ini merupakan bentuk sinergi kami sebagai perusahaan dengan pemerintah,” katanya.
Dia mengungkapkan dipilihnya pohon tabebuya dan trembesi karena kemampuannya dalam menyerap senyawa karbon yang berbahaya. Kedua pohon ini dapat bertahan di cuaca kering maupun lembab. Selain itu, kedua pohon ini cocok ditanam di iklim tropis hingga subtropis.
"Pohon ini juga dapat berfungsi sebagai penyaring debu, penyerap polutan seperti karbondioksida, pelindung dari terik matahari, serta dapat menurunkan suhu lingkungan," ujar dia.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto, menuturkan pemberian pohon ini dapat menyadarkan masyarakat agar mereka dapat terus menanam pohon meski di lahan yang sempit. "Terlebih untuk mendukung kehadiran RTHP yang berfungsi sebagai ruang publik bagi masyarakat," ujar dia.
BACA JUGA: Duh, Ruang Terbuka Hijau di Sleman Masih Jauh dari Ideal
Kehadiran RTHP di Kota Jogja tidak hanya berdampak pada ketersediaan ruang publik saja. Namun banyak sektor yang turut berkembang. "RTHP ini banyak manfaatnya, misalnya menjadi ruang pendidikan hingga wadah bagi para pelaku UMKM," jelasnya.
Pihaknya pun berkomitmen akan terus mendorong berbagai pihak untuk berkolaborsasi dalam menjaga lingkungan di Kota Jogja. "Dengan ini kiranya dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut serta dalam mendukung inisiatif pelestarian lingkungan," ujarnya.
Sugeng berpesan kepada seluruh masyarakat agar dapat merawat pohon-pohon tersebut agar pohon tersebut dapat terus hidup dan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak masyarakat. "Penghijauan ini bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi mendatang agar mereka dapat menikmati lingkungan yang lebih baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.