Advertisement
Pantai Baron Akan Diperbaiki, Pemkab Gunungkidul Siapkan Rp350 Juta

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul segera menyusun kajian detail engineering design (DED) untuk memperbaikan dan menata beberapa bagian di kawasan Pantai Baron. Pembuatan kajian DED ini diprediksi menyedot Rp350 juta.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, M. Johan Wijayanto mengatakan Bupati Gunungkidul menginginkan ada kajian menyeluruh mengenai talut yang memanjang dari timur ke barat.
Advertisement
DKP sudah menyampaikan rencana ini ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Pada APBD 2025, DKP akan mendapat Rp350 juta untuk pembuatan kajian tersebut. Kajian tersebut juga melingkupi sisi pariwisata, kebencanaan, perikanan/kelautan, dan sosial budaya.
Khusus talut, perbaikan yang baru saja dilakukan bersifat sementara. Sebab itu, Johan menegaskan apabila ada ombak besar, talut itu juga harus disesuaikan dengan dampak hantaman dan besar-kecil ombak. Arus sungai juga menjadi pertimbangan lain.
Setelah DED tersebut selesai dibuat, DKP akan mengupayakan pembangunan melalui dana alokasi khusus (DAK) dan/atau dana keistimewaan. “Sudah direncanakan untuk dianggarkan. Paling mulai kajian triwulan kedua 2025,” kata Johan ditemui di Pantai Baron, Jumat (20/9/2024).
Johan mengaku akan melibatkan nelayan Baron juga dalam pembuatan kajian tersebut selain dari akademisi. Pasalnya, nelayan lebih mengetahui karakteristik pantai dan tantangan yang dihadapi.
BACA JUGA: Pedagang Ikan di Pantai Baron Dapat Tempat Baru
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan ekonomi biru menjadi salah satu penopang perekonomian Gunungkidul selain pertanian. Ekonomi biru yang memanfaatkan hasil laut dan kelautan memiliki potensi sangat besar, tidak hanyak ikan dan lobster. “Tapi kita belum dapat memanfaatkan pontensi laut secara maksimal,” kata Sunaryanta.
Di tengah keterbatasan sarana prasarana laut, Sunaryanta mengucapkan terima kasih atas usaha nelayan termasuk kelompok lain seperti kelompok pengolah dan pemasar ikan yang turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Gunungkidul. “Sejalan dengan keterbatasan, Pemkab belum dapat memenuhi keterbatasan itu. Semoga ke depan usaha nelayan dari sarpras dan lainnya dapat lebih baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Visa Diplomat dan Jurnalis Tiongkok di AS Dibatasi, Ini Sikap Kemenlu China
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar di Masa Libur Lebaran
- Libur Lebaran Hari Kedua, Malioboro Mulai Dipadati Wisatawan
- Pospam Hargodumilah Tangani Tujuh Kendaraan Bermasalah
- Viral, Sampah Berserakan di Pintu Masuk Jalan Dagen Malioboro, Begini Tanggapan UPT
- Hari Kedua Lebaran, Ribuan Penumpang Masih Berdatangan di Stasiun Daop 6 Jogja
Advertisement
Advertisement