Advertisement
Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
Korban kejahatan - kecelakaan / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Polres Bantul berhasil mengidentifikasi jenazah perempuan yang ditemukan di Kali Code, Wonokromo, Pleret, Bantul. Meski begitu, Polres Bantul belum dapat menyimpulkan penyebab kematiannya.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan berdasarkan hasil identifikasi dari sidik jari, diketahui bahwa korban merupakan perempuan, bernama Ida Kurniawati, 22, asal Wonogiri, Jawa Tengah. "Penyebab kematian belum dapat disimpulkan," ujarnya Rabu (2/3/2025).
Advertisement
Jeffry menuturkan Ida diperkirakan meninggal sekitar 3-4 hari lalu. Namun, menurutnya, waktu kematian korban dapat lebih dari itu, karena jenazah ditemukan di dalam air. Saat ditemukan, Ida menggenakan kaus hitam, pakaian di luaran berwarna hijau tua, dan celana hitam. Korban juga mengenakan ikat rambut warna coklat.
BACA JUGA : Ingin Berwisata atau Balik Seusai Lebaran, Waspadai Cuaca Ekstrem pada 2 dan 3 April
Saat ditemukan, ada beberapa luka di tubuh IK. Saat ditemukan ada beberapa gigi yang tanggal, luka terbuka sepanjang 3 cm di telapak tangan kanan searah jempol, dan memar di pergelangan tangan kanan. "Penyebabnya [luka] belum diketahui," katanya.
Kemudian kulit kepala, wajah, dan tangan korban juga telah mengelupas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







