63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Sejumlah pengunjung saat bermain di kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Personel Satlinmas Rescue Istimewa di Kabupaten Gunungkidul disiagakan penuh untuk menyambut tradisi padusan, sehari sebelum pelaksanaan Puasa. Diperkirakan ada lonjakan pengunjung ke kawasan Pantai saat tradisi padusan berlangsung.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, momen puasa diawali dengan tradisi padusan, yang dilaksanakan satu hari sebelum pelaksanaan ibadah. Biasanya, kata dia, di momen ini akan ada lonjakan pengunjung ke kawasan Pantai untuk melaksanakan mandi besar sebelum puasa.
Menurut dia, pada saat tradisi berlangsung untuk kondisi cuaca bagus dan cerah. Sedangkan gelombang laut diprediksi landai karena ketinggian hanya 5,5 kaki. “Besok [Jumat 28/2/2025] cuacanya cerah dan semoga padusan berjalan dengan lancar, aman terkendali,” kata Marjono saat dihubungi, Kamis (27/2/2025).
Meski demikian, dia memastikan seluruh personel akan disiagakan untuk menjaga kawasan Pantai dari Poktunggal sampai Bukit Paralayang di Kalurahan Giricahyo, Purwosari. Total ada 69 anggota yang diterjunkan guna mengurangi insiden atau peristiwa kecelakaan laut saat tradisi padusan berlangsung. “Kami siagakan semua. Untuk mengimbau pengunjung yang bermain di area berbahaya atau memberikan pertolongan saat dibutuhkan,” katanya.
Marjono menambahkan, upaya penyiapan tidak hanya dari sisi personel. Pasalnya, Satlinemas Recue Istimewa juga sudah memasang papan peringatan larangan bermain di area berbahaya. “Akan terus kami awasi. Pelaksanaan tidak hanya memantau dari posko, tapi juga ada personel yang diterjunkan untuk berbaur dengan wisatawan yang bermain di Pantai,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, akan menerjunkan seluruh personel sejumlah 35 anggota untuk mengamankan tradisi padusan di Pantai timur di wilayah Gunungkidul. Diharapkan dengan pengawasan ini, maka pelaksanaan dapat berjalan denga naman dan terkendali. “Untuk cuaca diprediksi cerah. Sedangkan ketinggian gelombang diperkirakan lebih landai dari hari ini [Kamis],” katanya.
Dia berharap para pengunjung bisa mematuhi aturan untuk tidak bermain di area berbahaya. Langkah ini sebagai upaya mengurangi risiko terjadinya kecelakaan laut. “Tentunya kami akan terus bersiaga. Tapi, untuk keamanan bersama, pengunjung harus tetap menjaga keselamatan diri dengan tidak bermain di area berbahaya,” kata Sunu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.