iOS 27 Rilis: iPhone 11 Dapat, tapi Tak Semua Fitur AI
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Aktivitas recompact timbunan STA 57+625 di salah satu lokasi penggarapan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa-PT. Adhi Karya
Harianjogja.com, BANTUL–Musyawarah ganti rugi lahan terdampak proyek Tol Jogja-Solo ruas Jogja-YIA Kulonprogo untuk warga Kalurahan Argosari, Sedayu akan digelar Rabu (2/10/2024) di Kantor Kalurahan setempat.
Dalam musyawarah tersebut, ratusan warga dari Kalurahan Argosari akan langsung menyerahkan sertifikat asli ke BPN, karena sebelumnya mereka telah sepakat dengan nilai penggantian atas tanah dan asetnya atau uang ganti rugi yang terkena pembangunan tersebut.
Lurah Argosari, Sedayu, Sudarno mengatakan di Argosari ada dua padukuhan yang tekena proyek Tol Jogja-YIA Kulonprogo, yakni Padukuhan Jurug dan Gubug. Sedangkan jumlah warga yang terdampak tol ada sekitar 150an.
Sejauh ini, kata Sudarno, warga di dua padukuhan yang terdampak tol tersebut telah beberapa kali bertemu dengan pihak BPN, terkait dengan pelepasan tanah untuk tol. Selain itu, juga sudah ada kesepakatan harga per meter untuk tanah yang akan digunakan untuk tol Jogja-YIA.
"Jadi besok mereka yang sudah lengkap dipanggil dan tinggal menyerahkan sertifikat asli, sekaligus pelepasan sertifikat yang sudah lengkap," katanya, Selasa (1/10/2024).
Menurut dia, selama ini warga yang terdampak tol masih menempati lahan mereka. Sebab, belum ada pelepasan sertifikat dan tanah kepada pihak pengelola jalan tol maupun BPN.
"Rata-rata memang masih dalam bentuk sawah. Untuk rumah yang terdampak sekitar 30-an rumah. Sedangkan total bidang tanah, di tempat kami memang tidak sebanyak di Argo Mulyo. Tapi untuk Argo Mulyo belum ada pembayaran, karena prosesnya lebih duluan tempat kami," jelas Sudarno.
Harga Tanah
Disinggung terkait dengan nilai ganti rugi, Sudarno mengatakan, ada bervariasi. Ia menyebut nilai ganti rugi untuk tanah yang terdampak tol, mulai Rp1 juta hingga Rp3 juta. "Semua tergantung letaknya. Jika strategis nilainya bisa mencapai Rp3 juta," ucap Sudarno.
Sudarno menjelaskan, besaran nilai tersebut dipastikan bisa bertambah, karena pihak appraisal akan menghitung tidak hanya tanah. Akan tetapi, tanaman dan bangunan juga akan dihitung juga.
"Jadi untuk yang dipanggil besok itu yang syaratnya sudah lengkap. Karena, kemarin kan banyak yang masih belum lengkap, seperti surat kuasa dan lainnya," jelasnya.
Sudarno berharap kepada warganya yang terkena dampak tol untuk bijak dalam membelanjakan uang ganti rugi. Uang ganti rugi diharapkan bisa dibelikan lagi tanah dan tidak digunakan untuk berfoya-foya.
"Kami harap mereka bisa dibelikan tanah lagi. Nantinya kan masih punya harapan untuk anak cucu lagi," jelas Sudarno.
Salah satu warga yang terdampak tol Jogja-YIA, sekaligus Panewu Sedayu Anton Yulianto mengakui jika tanah seluas 295 meter yang dimiliki istrinya, terdampak. Hanya saja, besaran ganti rugi yang kemungkinan didapatkan, kata Anton, tidak besar, karena nilai appraisal dari tanahnya senilai Rp1 juta lebih sedikit, sebab tidak ada akses ke tanah tersebut.
"Hanya saja, untuk pertemuan besok, istri belum mendapatkan undangan. dan proses penyampaiannya kan lewat pak dukuh. Dan untuk yang besok itu angkatan pertama yang sudah clear dan tidak ada permasalahan," ucap Anton.
Lebih lanjut Anton, selain Argosari, bidang tanah yang terdampak tol Jogja-YIA, ada kalurahan Argo Mulyo. Sedangkan dari segi proses pembebasan lahan lebih dulu Argosari. "Dan besok itu untuk tahap pertama bagi Argosari, lalu akan ada tahap-tahap selanjutnya," jelas Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Antrean Pertalite di SPBU Galur Kulonprogo mengular hingga Jalan Raya Brosot. Puluhan motor mengantre pada Senin malam.
Icomex dijadwalkan diresmikan 17 September 2026. OJK dan DPR mempercepat regulasi sebelum pengawasan BMKS beralih ke OJK pada 2027
Taman Edupark Gemolong diperketat setelah video remaja bermesraan viral. Pengawasan, penerangan, dan pembatasan malam akan ditingkatkan.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.