Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Foto aerial proyek tol Jogja-Solo./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah warga terdampak pembebasan lahan proyek jalan Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo tepat di Kalurahan Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo bakal menjadi miliarder. Mengingat sejumlah warga telah mendapatkan kepastian besaran uang ganti rugi atas aset yang dibebaskan untuk dibangun jalan tol, pada Senin (18/11/2024).
Salah satu warga terdampak Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo Bambang Wurdoyo mengatakan ia telah mendapatkan kepastian besaran ganti rugi pembebasan lahan senilai Rp5,28 miliar. Duit itu bakal ia terima untuk mengganti total lahan miliknya yang terdampak Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo seluas 2.011 meter persegi.
Adapu lahan milik Bambang yang terdampak pembebasan jalan Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo tersebut terdiri dari rumah berikut halamannya, pekarangan, gudang hingga kandang ternak. Rumah itu merupakan warisan dari orangtuanya dan sudah ia tinggali sejak lahir. "Besarannya [yang akan didapatkan] Rp5,28 miliar, tanah kami 2.011 meter persegu, ini merupakan tersebut warisan dari orang tua," katanya.
Warga Padukuhan Klegen, Sendangsari ini mengaku puas dengan nilai ganti rugi Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo. Rencananya uang ganti rugi pembebasan lahan itu akan digunakan untuk membeli lahan dan membangun rumah sebagai tempat tinggal.
"Saya masih akan di dekat rumah yang terdampak ini, sudah saya bayar uang muka lahan calon tempat tinggal barunya juga," ucap dia.
Ia mengaku cukup lega dengan proses pembebasan yang ada meskipun berlangsung cukup lama. "Saya itu tahu [akan dibebaskan untuk pembangunan jalan tol Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo] sejak 2018 sebelum [pandemi] Covid-19, sejak itu mulai banyak yang menawar tanah saya tetapi kami sudah tahu dulu kalau mau dibangun ini jadi tidak kami jual," ucap Bambang.
Bambang memastikan uang ganti rugi miliaran itu akan digunakan untuk hal-hal yang bijak dan bermanfaat dan produktif. Meski sudah banyak pihak yang menawarinya untuk membeli barang-barang tersier seperti mobil. "Wah sudah banyak, terutama menawari beli mobil. Tetapi saya enggak dulu, mau buat bangun rumah yang utama," katanya.
Warga lain yang mendapat miliaran rupiah dari pembebasan lahan Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo adalah Sugimin. Lahannya yang terdampak seluas 2.505 meter persegi yang terdiri dari rumah dan pekarangan.
Calon miliarder lainnya dari Sendangsari adalah Sugiman. Ia sudah mendapatkan kepastian ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar. Warga Klegen, Sendangsari ini mengaku kurang puas dengan nominal tersebut. "Kalau harapan saya bisa dapat Rp5 miliar, tetapi tetap kami terima hasilnya," kata dia.
BACA JUGA : Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan Dibuka saat Libur Nataru, Beroperasi 24 Jam
Meskipun tidak sesuai harapan, nominal uang ganti rugi pembebasan lahan Tol Jogja-Solo Ruas Sleman-YIA Kulonprogo tersebut sudah cukup bagi Sugimin untuk membeli lahan baru dan membangun rumah. "Saya yang masyarakat biasa ini kalau tidak sesuai harapan yang mau gimana lagi kalau tidak menerima, ini mau tidak mau jadi saya terima, sudah cukup juga untuk pengganti lahan dan bangun rumah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.