HUT Ke-81 Jateng: Berkat Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
Kehadiran Speling memberinya kesempatan untuk kembali berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa terbebani biaya.
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X berfoto bersama peserta terbaik dalam PKN II Angkatan XIII 2024 di Bandiklat DIY, Kasihan, Bantul, Kamis (3/10/2024). - Istimewa/Humas DIY
BANTUL—Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X mengapresiasi setinggi-tingginya Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) DIY yang telah menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XIII Tahun 2024 dengan sukses.
Wagub berharap pelatihan tersebut bermanfaat memajukan institusi, berintegritas, dan membawa perubahan pada masyarakat. “Lebih dari sekadar teknik dan strategi, kepemimpinan membutuhkan hati yang bijaksana, integritas yang kokoh, dan komitmen yang tulus untuk melayani,” kata Sri Paduka saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada acara Upacara Pelepasan Peserta PKN II Angkatan XIII 2024, di Gedung Menza, Bandiklat Gunung Sempu, Kasihan, Bantul, Kamis (3/10/2024).
Sri Paduka menjelaskan kepemimpinan adalah fondasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Kepemimpinan yang dibangun pada hari ini akan menentukan arah masa depan bangsa. Menurut PA X, berbagai kompetensi dalam PKN ini akan menjadi modal penting dalam menjalankan tugas-tugas kepemimpinan di masa depan.
Dia mengatakan pemimpin masa depan tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan visioner.
Plt. Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Muhammad Taufiq, mengatakan ASN adalah subjek birokrasi yang harus proaktif mengembangkan kualitas diri dan berperan serta sebagai agen perubahan, terhadap pelayanan kepada masyarakat. “Tantangan di luar akan selalu ada, tetapi kemampuan untuk fokus pada tujuan dan konsisten dalam menjalankan nilai-nilai kepemimpinan yang sejati akan menentukan keberhasilan mencapai target perubahan yang diharapkan,” ucapnya.
Masih pada kesempatan yang sama, Muhammad Taufiq mengumumkan lima (5) peserta dengan peringkat terbaik. Dua di antaranya adalah peserta dari Bantul dan Kulonprogo. Mereka adalah dr. Agus Tri Widiantara dari Dinkes Bantul pada urutan terbaik II, dan Trenggono Trimulyo dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo (Terbaik V).
Kepala Bandiklat Pemda DIY, Chrestina Erni Widyastuti menyampaikan PKN bertujuan mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama. Sebanyak 60 peserta telah mengikuti pelatihan selama kurang lebih 107 hari dan menghasilkan laporan implementasi proyek perubahan yang telah dipresentasikan pada Selasa (01/10).
Adapun kualifikasi kelulusan dari 60 peserta, sebanyak 14 peserta meraih nilai sangat memuaskan dan enam di antaranya adalah peserta dari DIY. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehadiran Speling memberinya kesempatan untuk kembali berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa terbebani biaya.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi Indonesia. Simak sejarah, makna, dan status libur nasional pada tanggal tersebut.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.