Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi
harianjogja.com, JOGJA—Penyelidikan kasus dugaan penipuan dalam event senam, sepeda dan jalan gembira dengan tersangka WAH masih terus dilanjutkan. Polisi mendapati dari pengakuan tersangka, motifnya membatalkan kegiatan tersebut karena sudah merugi.
Kasatreskrim Polresta Jogja, AKP Probo Satrio, menjelaskan saat ini pihaknya masih terus memeriksa saksi-sakai. “Ini sudah tujuh saksi. Dari peserta satu, kemudian instruktur senamnya ada empat, terus dari penyewa tenant itu satu, dari panggung,” ujarnya, Rabu (9/10/2024).
Pihaknya juga akan masih terus menambah pemeriksaan saksi, yakni dari peserta dan dari pihak sponsor. Dari keterangan pelaku, event ini melibatkan beberapa sponsor, 35 tenant dan sekitar 600 peserta. “Pembeli tiket kita periksa satu-dua aja, kalau dia pernah jadi korban, sesuai pengakuan dia,” paparnya.
Saat ini, pihaknya juga belum bisa menaksir total kerugian dari event ini. Adapun harga sewa setiap tenant yakni RP250.000 dan Rp300.000 dan harga tiket peserta Rp15.000, Rp20.000 dan RP25.000. “Tapi jumlahnya [masing-masing kategori] yang belum diketahui berapa,” ungkapnya.
Kemudian dari keterangan tersangka, polisi mendapati jika WAH membatalkan event tersebut karena sudah merugi. “Kalau menurut dia, dia ini ya merugi. Jadi spontan [dibatalkan] karena rugi, untuk beli doorprize tidak sesuai yang di brosur,” kata dia.
Pihaknya juga mendapati jika WAH menjadi event organizer sendirian dalam event tersebut, sehingga WAH sendiri yang mengurus semua keperluan. “EO abal-abal, semua dia yang mengurus. Diurus sendiri, cuma di proposal menyebut nama-nama, yang itu karangan dia,” ujarnya.
seperti diketahui, WAH merupakan oknum PNS yang bekerja di Rupbasan Kelas 1 Yogyakarta. Ia menggelar event senam, sepeda dan jalan gembira memperingati HUT Jogja ke 268 di Alun-Alun Selatan pada Minggu (6/10/2024) pagi.
Event tersebut tidak berjalan walau di lokasi sudah ada ratusan peserta, panggung, tentant dan beberapa pihak terkait. Pasca kejadian ini, WAH ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Polresta Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.