Kulkas Manusia Rp167 Juta Jadi Andalan Pekerja Jepang Lawan Gelombang Panas
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Proses penanganan kebocoran penampungan silo (penampungan abu flyash) milik PT. Varia Usaha Beton di Jln. Yogya Wates KM 13 Dusun Tonalan Rt 31, Argosari, Sedayu, Selasa (22/10/2024)/ Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Padukuhan Tonalan memastikan kebocoran penampungan silo (penampungan abu flyash) milik PT. Varia Usaha Beton di Jln. Yogya Wates KM 13 Dusun Tonalan Rt 31, Argosari, Sedayu, Selasa (22/10/2024) sudah tertangani. Selain itu, pihak Padukuhan Tonalan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebocoran penampungan abu flyash tersebut.
"Saat ini sudah tertangani semua. Tidak ada korban jiwa. Semua sudah tertangani dengan baik. Tadi dari pegawai sudah melakukan penutupan katup secara manual dan fly ash berhenti tidak keluar," kata Dukuh Tonalan, Ardiani Muslimah, kepada Harian Jogja, Selasa (22/10/2024).
BACA JUGA : Dinas PUP ESDM DIY Belum Terima Laporan Kebocoran Pipa Lindi TPA Piyungan
Menurut Ima-panggilan akrab Ardiani Muslimah, peristiwa kebocoran tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB. Saat itu, karyawan sedang melakukan aktivitas pengisian Fly ash dan pasir di mesin silo (Penampungan Pasir dan Flayash untuk membuat campuran beton yang terdiri dari campuran Flay ash dan Pasir.
"Dikarenakan katup penahan tidak kuat menahan beban pasir dan Fly ash yang masuk sehingga mengakibatkan katup penahan penampungan bocor dan mengakibatkan fly ash jatuh sehingga mengakibatkan debu berterbangan disekitar lokasi. Jadi bukan kebakaran ya," ungkap Ima.
Lalu, kata Ima, oleh karyawan katup ditutup secara manual dan fly ash berhenti dan tidak keluar. "Tadi pemadam kebakaran juga sudah datang dan melakukan penyemprotan jalan. Jadi jalan juga sudah dibersihkan, PLN juga sudah datang dan memastikan tidak ada kebakaran," tandas Ima.
Terpisah, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengungkapkan, usai menerima laporan adanya peristiwa kebocoran penampungan silo, petugas dari Polsek Sedayu langsung bergerak cepat dan mendatangi lokasi.
BACA JUGA : Tiap Bulan, Rp90 Juta Danais Harus Terkuras untuk Taman Budaya Gunungkidul
Selain itu, Polsek juga menghubungi pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan di sekitar lokasi dan memerintahkan kepada pemilik PT. PT. Varia Usaha Beton agar memberhentikan operasional sementara dan membersihkan sekitar debu disekitar lokasi. "Untuk kerugian atas insiden tersebut sekitar Rp1 juta," ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang menghadapi panas ekstrem dengan kulkas manusia seharga Rp167 juta yang membantu pekerja mendinginkan tubuh dalam hitungan menit.
Menempuh 520 km, Muhammad Riana datang ke Cherrypop untuk menyaksikan Pandai Besi. Musik membawanya pada kisah personal dan literasi.
Warga Bantul mengeluhkan data desil 6-10 yang dinilai tak sesuai kondisi ekonomi setelah PHK dan perubahan pendapatan keluarga.
DPRD DIY menyoroti hak buruh transportasi terkait UMK, lembur, BPJS Ketenagakerjaan, sanksi pemotongan gaji, dan K3.
Tiga PPPK di lingkungan Pemkab Gunungkidul dipecat karena pelanggaran disiplin berat. Dua di antaranya terlibat perselingkuhan hingga hamil.
Bank Jateng menyatakan kesiapan mendukung Program SMK Go Global yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK)