Pemkot Jogja dan KAI Siapkan 50 Becak Listrik Pengganti Bentor
Pemkot Jogja mulai mengganti 50 bentor di Malioboro menjadi becak listrik bantuan PT KAI untuk mendukung transportasi ramah lingkungan
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Mulai Tahun Ajaran 2024/2025, jurusan kemaritiman di SMKN 1 Sanden mulai diminati pelajar. Padahal, sebelumnya, peminat jurusan tersebut terbilang sepi.
Kepala SMKN 1 Sanden, Sutapa menuturkan jurusan kemaritiman di sekolahnya mulai banyak diminati pelajar.
"[Jurusan kemaritiman] Alhamdulillah tahun ini semua penuh, semua kota terpenuhi mulai tahun ajaran ini," katanya, Jumat (1/11/2024).
Dia mencatat sebelumnya, jurusan kemaritiman yang terdiri dari jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) hanya mendapat sekitar tujuh hingga delapan murid setiap tahun ajaran baru.
Hal itu terjadi sejak tahun 2019. Namun, sejak tahun ajaran baru tahun ini, jumlah murid jurusan tersebut telah memenuhi setiap rombongan belajar yang ada.
Untuk jurusan NKPI ada dua rombongan belajar, sementara untuk TKPI ada satu rombongan belajar dengan masing-masing terdiri dari 32 orang siswa di setiap rombongan belajar.
Dia menuturkan murid SMKN 1 Sanden pun saat ini berasal dari berbagai daerah yang beragam, beberapa dari Sanden, Piyungan, bahkan Minggir Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo.
BACA JUGA: Satpol PP DIY Gencarkan Razia Miras Ilegal Melibatkan Masyarakat
Dia menilai tingginya minat pelajar mendaftar di SMKN 1 Sanden lantaran jurusan kemaritiman disana kini dinilai berpeluang untuk dikembangkan.
Siswa jurusan, menurut dia, kemaritiman memiliki prospek kerja yang luas dan berpotensi untuk menjadi wirausaha di bidang kelautan pula.
Dia menurutkan, wilayah DIY yang berbatasan dengan wilayah memiliki potensi untuk mengembangkan jurusan kemaritiman. Menurutnya, siswa jurusan kemaritiman dapat mengembangkan potensi wilayah laut Bantul nantinya.
Di sekolahnya, misalnya, siswa jurusan TKPI akan diajarkan mengenai permesinan, pengelasan dan penggunaan mesin diesel. Dari situ, siswa diharapkan memiliki kemampuan tidak permesinan kapal secara luas.
Kemudian, siswa di sekolahnya juga diharapkan mampu mengelola potensi perikanan yang ada di sana. Dari situ, menurutnya, siswa dapat berinovasi untuk mengolah ikan menjadi berbagai produk turunan.
"Ke depan peluang bisnis itu [pengolahan ikan] terbuka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai mengganti 50 bentor di Malioboro menjadi becak listrik bantuan PT KAI untuk mendukung transportasi ramah lingkungan
Pakar IT mengungkap 14 kebiasaan digital sehari-hari yang dapat membuat perangkat cepat rusak dan rentan diretas, mulai dari password lemah hingga WiFi publik.
Selebgram Keanu Angelo diperiksa 6 jam oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group dengan 28 pertanyaan seputar endorse.
Kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko memperketat pengawasan kesehatan untuk antisipasi cuaca panas, penyakit menular, dan lonjakan.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 2-3 dari Vietnam di AVC Women's Volleyball Cup 2026. Tambahan satu poin membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan bertahan.
Sebanyak 1.763 keluarga di Gunungkidul menerima BLT Dana Desa 2026 dengan total anggaran Rp3,578 miliar. Penyaluran dilakukan melalui 144 kalurahan.