Sebulan, Lansia Gunungkidul Curi Belasan Sepeda di Sleman dan Bantul
Residivis berusia 65 tahun ditangkap setelah mencuri belasan sepeda di Sleman dan Bantul. Polisi menyita 14 sepeda serta menangkap penadah.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo saat meninjau proyek Tol Solo-Jogja-YIA di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten pada Sabtu (16/11/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan yang ditargetkan dapat dioperasikan secara fungsional pada Desember nanti diharapkan mampu menekan angka kecelakaan saat momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di ruas jalan nasional Jogja-Solo. Bila sesuai rencana, Tol Solo-Jogja-YIA segmen Klaten-Prambanan diharapkan bakal dibuka secara fungsional 24 jam nontstop.
Harapan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan bisa dibuka secara fungsional selama 24 jam ini disampaikan langsung Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo saat meninjau proyek Tol Solo-Jogja-YIA di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten pada Sabtu (16/11/2024).
Bukan tanpa alasan Dody ingin jalan tol segmen Klaten-Prambanan beroperasi selama 24 jam saat dibuka fungsional nanti. Pasalnya menurut pandangan Dody, kebanyakan pemudik atau pengendara baru sampai di segmen Klaten-Prambanan saat malam hari.
"Harapannya sih harusnya 24 jam, karena kan kalau kita nyetir dari Jakarta sampai di sini kan kira-kira jam satu jam dua [dini hari]," ujarnya.
Jika tak dioperasikan 24 jam, Dody khawatir pengemudi yang letih dapat meningkatkan angka kecelakaan di jalan nasional. Karenanya saat ini pengembang telah mengejar penggarapan agar wacana jalan tol mampu digunakan fungsional selama 24 jam tersebut dapat terwujud.
"Kalau mereka dipaksakan harus ke Klaten takutnya dalam kondisi lelah, khawatirnya terjadi banyak terjadi kecelakaan di ruas Klaten sampai dengan Jogja. Harapannya sih bisa 24 jam, ini lagi dikejar sama teman-teman," ungkapnya.
Di sisi lain, keberadaan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan yang dibuka fungsional diharapkan Dody mampu mengurai kepadatan lalu lintas di ruas jalan umum yang menurutnya sudah terlampau padat. Terlebih arus lalu lintas pada saat momen-momen libur Natal dan Tahun Baru.
"Harapan kami sih traffic Jogja dari arah Jakarta atau Jawa Timur jauh lebih smooth, lebih pendek dan tidak menghambat traffic [jalan] lama yang sudah sangat padat," ungkapnya.
Pengoperasian jalan tol segmen Klaten-Prambanan secara fungsional diharapkan Dody mampu mengurangi angka kecelakaan di ruas jalan nasional. "Mengurangi juga potensi kecelakaan yang ada di ruas-ruas jalan nasional," imbuhnya.
Soal tarif, kemungkinan jalan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan akan diberlakukan non tarif saat dibuka fungsional. "Ya seperti biasa lah awal-awal, supaya masyarakat itu juga terbiasa perkenalan ada jalan tol baru," terang Dody.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis berusia 65 tahun ditangkap setelah mencuri belasan sepeda di Sleman dan Bantul. Polisi menyita 14 sepeda serta menangkap penadah.
Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan strategis nasional di Lombok. Ini daftar bendungan, manfaat, dan dampaknya bagi ketahanan pangan.
Satpol PP Bantul dan Bea Cukai Yogyakarta menyita 9.632 batang rokok ilegal di Pajangan. Ini fakta, modus, dan ancaman hukumnya.
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Kabar duka datang dari politik nasional. Rachmat Gobel wafat mendadak dan dimakamkan di TMP Kalibata. Ini profil, kronologi, dan kesaksian kolega.
Prediksi Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026. Head to head, susunan pemain, kekuatan tim, dan prediksi skor lengkap.