Top Ten News Harianjogja.com Edisi Sabtu 25 Juli 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Foto ilustrasi sala satu merek fesyen. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu legenda fashion di Jogja, Planet Surf memiliki kekhasan dengan produk yang dihadirkan. Salah satunya teknik printing atau sablon dari setiap desain fesyennya sulit untuk dijiplak pihak lain.
Planet Surf dikenal sebagai salah satu fesyen legendaris asal Jogja yang pertama kali membuka gerainya pada 1997 di Galeria Mall. Saat itu produk Planet Surf berasal dari Negara Amerika dan Australia atau dikenal dengan pakaian untuk surfing. Terkini pembukaan kembali atau reopening gerai di lantai 2 Malioboro Plaza Jogja.
Manager Marketing Planet Surf Indonesia Rafael Michael mengungkapkan, ada salah satu ciri khas dari setiap merek yang dijual Planet Surf sehingga tetap diminati masyarakat hingga saat ini. Di antaranya desain yang unik dan menarik dan sulit dijiplak pihak lain.
BACA JUGA : Solo Urband Fashion Diharapkan Menarik Wisatawan Luar Daerah
"Cuma kami yang bisa mendapatkan brand dengan teknik printing atau sablonnya yang sudah menyaingi merek luar negeri yang terkenal. Desain simpel menarik dengan teknik mewah, berteknologi tinggi dan sulit untuk dijiplak sehingga pemakainya merasa mewah karena berbeda dengan merek lain," katanya kepada wartawan, Jumat.
Area Manager Planet Surf Jogja Syaiful Ramadhan menambahkan dengan adanya teknologi baru dengan desain printing yang tingkat kesulitannya cukup tinggi sehingga konsumen bisa langsung membedakan antara original dengan palsu. Menurutnya tidak mudah untuk menjiplak desain dari fesyen Planet Surf dengan mode yang sama persis.
"Karena perpaduan teknik tadi yang akhirnya orang berfikir dua kali ketika akan meniru atau menjiplak karena cost [biaya produksi penjiplak] akan lebih besar," ujarnya.
Adapun reopening di Malioboro Plaza menggunakan konsep baju konsep baru yang diusung saat ini yaitu modern lifestyle. Dengan konsep baru ini, ingin mengikuti perkembangan dunia fesyen dan dunia ritel saat ini.
Menyasar segmen semua usia, pihaknya terus mengikuti perkembangan fesyen yang banyak diminati oleh masyarakat. Adapun tren saat ini lebih banyak mengarah ke oversize atau kelihatan lebih besar meski tidak menutup kemungkinan yang simpel juga banyak diminati. "Sama kayak dulu celananya agak besar atau becky, baju pun oversize, itu jadi tren juga saat ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.