Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat menyerahkan bantuan gamelan dan alat musik ke kelompok seni yang berlangsung di Balai RW 23 Padukuhan Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik. Sabtu (30/11/2024)./Istimewa-Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Sleman menyerahkan bantuan gamelan dan alat musik kepada puluhan kelompok seni di Bumi Sembada. Simbolisasi bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Sabtu (30/11/2024) malam di Balai RW 23 Padukuhan Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dari pemkab kedapa kelompok senin maupun komunitas budaya yang ada. Mudah-mudahan ini mewujudkan pelestarian seni adat dan tradisi yang berkembang di Masyarakat,” kata Danang.
Selain itu, tujuan pemberian gamelan dan alat musik ini juga sebagai upaya mendukung kemajuan serta pengembangan seni budaya di Kabupaten Sleman. Danang juga mendorong, khususnya generasi muda untuk lebih mengenal keberadaan seni adat dan tradisi yang dimiliki.
Melalui gemalen dan alat musik lainnya bisa menjadi sarana untuk menginsiprasi dan mempromosikan seni budaya ke tingkat global. “Jangan hanya melihat kebudayaan dari luar, tapi peninggalan budaya dari nenek moyang juga harus dilestarikan. Harapannya generasi muda bisa ikut berpartisipasi,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya mengatakan, total ada 70 kelompok seni yang mendapatkan hibah gamelan dan alat musik. Jumlah ini terdiri dari 14 kelompok jathilan, 11 kelompok hadroh, delapan kelompok kubro, tiga kelompok campur sari, sepuluh kelompok bregodo, 22 kelompok karawitan dan dua kelompok badui. “Harapannya tidak hanya dipergunakan untuk melestarikan seni adat dan tradisi yang dimiliki, tapi bantuan yang diberikan juga harus dirawat,” katanya.
BACA JUGA: Kreatif, Perajin di Bantul Ini Bikin Gamelan Perunggu
Edy menjelaskan, bantuan yang diberikan bersumber dari dana keistimewaan dari Pemerintah DIY. Upaya pengembangan seni budaya membutuhkan sinergi berkesinambungan dari pemerintah, swasta, masyarakat dan pelaku seni.
Seni budaya bukan hanya dipandang sebagai warisan melainkan aset yang memiliki nilai yang bila terus dikembangkan memiliki nilai baik bagi para pelaku seni maupun masyarakat penikmati seni itu sendiri. “Harapannya bantuan gamelan dan alat musik ini juga dapat meningkatkan minat dan bakat masyarakat dalam berkesenian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Lady Gaga dilaporkan menjadi ibu di usia 40 tahun bersama Michael Polansky. Nama dan jenis kelamin bayi mereka masih dirahasiakan.
Marc Márquez finis P2 di Practice MotoGP San Marino. Ia masih mengevaluasi ban dan setelan Ducati Lenovo untuk menghadapi balapan.
Studi terbaru menyebut Australia paling tangguh menghadapi bencana global. Namun, tidak ada negara yang benar-benar aman dari semua risiko.