AI Makin Canggih, Pakar Tegaskan Peran Jurnalis Tetap Tak Tergantikan
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Sebanyak tiga kampus ternama di Taiwan sepakat untuk menjalin kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak tiga kampus ternama di Taiwan sepakat untuk menjalin kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII). Sejumlah mahasiswa di Taiwan menyampaikan ketertarikan berkuliah di FH UII melalui kerja sama tersebut.
Ketiga kampus di Taiwan itu adalah National University of Taiwan, Chung Cheng National University, dan National Yunlin University of Science and Technology. Delegasi FH UII telah melakukan kunjungan ke tiga kampus tersebut pada 5-8 Desember 2024.
BACA JUGA : Dugaan Penyekapan Mahasiswa UMY Ternyata Salah Paham, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
"Pihak Chung Cheng University dan National Yunlin University of Science and Technology sepakat untuk melakukan pertukaran pelajar untuk satu semester. Kemudian sangat dimungkinkan mahasiswa dapat melaksanakan pemagangan di industri di Taiwan terutama di bagian legal. Ini akan menjadi akselerasi ilmu pengetahuan dalam bidang hukum yang baik untuk mahasiswa kami," kata Ketua Prodi Hukum Program Sarjana FH UII Dodik Setiawan Nur Heriyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (8/12/2024).
Di sisi lain sejumlah mahasiswa kampus di Taiwan juga tertarik untuk memperdalam ilmu hukum di UII. "Ada mahasiswa dari National Yunlin University of Science and Technology yang tertarik dan akan tinggal kuliah di FH UII untuk melaksanakan pertukaran pelajar dan mempresentasikan karyanya dalam International Students Colloqium ke-7 yang akan kami gelar," katanya.
Di akhir kunjungan, Dekan Fakultas Hukum UII Profesor Budi Agus Riswandi menandatangani kerjasama (Memorandum of Agreement) dengan Dekan College of Humanities and Sciences National Yunlin University of Science dan Technology. Kerjasama bilateral ini menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan pertukaran pelajar dan pemagangan.
"Saat ini sudah ada dosen FH UII yang studi di Fakultas Hukum National University of Taiwan yaitu Ibu Ayu Atika, S.H., M.H. dari Departemen Perdata. Penelitian Disertasi beliau mengenai hukum arbitrase bisnis. Ini adalah pertanda bahwa di Taiwan terdapat peluang yang banyak untuk dikerjasamakan," kata Profesor Budi Agus Riswandi.
Menurutnya kunjungan tersebut untuk memperluas kerja sama hingga ke negara Asia termasuk Taiwan. Ia menawarkan berbagai program yang diharapkan akan berdampak positif bagi civitas akademika di Fakultas Hukum UII terutama dalam hal program kredit transfer, program pertukaran dosen, program double degree, program penelitian dan pengabdian masyarakat.
"Sangat dimungkinkan bagi FH UII untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat internasional di Taiwan terutama diperuntukan bagi pekerja migran dari Indonesia agar mereka memahami hak-haknya baik menurut hukum Taiwan, hukum Indonesia, maupun Hukum Internasional," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Perusahaan kini lebih mengutamakan keterampilan dibanding ijazah. Laporan Coursera 2026 menunjukkan sertifikasi industri menjadi faktor penting untuk mendapatka
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Mario Aji finish ke-13 di practice Moto2 Jerman 2026 dan lolos ke Q2. Kembali setelah absen 5 seri akibat cedera, ia catat 1 menit 23,460 detik. Izan Guevara te
Media Jerman Speedweek puji Veda Ega Pratama usai jadi tercepat di practice Moto3 Jerman 2026. Pebalap Indonesia ini catat 1 menit 25,848 detik, lolos ke Q2.
KPK mempersilakan Pemda DIY kembali memanfaatkan Stadion Mandala Krida setelah tidak ada pengembangan penyidikan kasus korupsi pembangunan stadion tersebut.