Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Satpol PP Kota Jogja menggelar PAM Nataru untuk menertibkan berbagai pelanggaran di kawasan Malioboro pada 24-25 Desember lalu - Dokumentasi Satpol PP Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP Kota Jogja menggelar PAM Nataru pada 24-25 Desember lalu. Kawasan Malioboro menjadi sasaran giat PAM Nataru kali ini.
Kabid Penegakan Peraruran Perundang-Undangan (P3U) Satpol PP Kota Jogja Dodi Kurnianto menuturkan berbagai pelanggaran di kawasan Malioboro berhasil ditertibkan. Mulai dari pelanggaran kawasan tanpa rokok (KTR), pedagang kaki lima, parkir sembarangan, penggunaan skuter listrik, serta aktivitas gelandangan, pengemis, hingga pengamen. Dodi menyebut pelanggaran paling banyak yakni pelanggaran kawasan tanpa rokok.
BACA JUGA : Dishub Bantul Terjunkan Tim Awasi Tarif Parkir Nuthuk di Tempat Wisata
"Ada 185 pelanggar KTR. Pelanggaran PKL ada 55 pelanggar, parkir liar 26 pelanggar, skuter listrik dengan jumlah 16 pelanggar, dan gepeng dengan jumlah satu pelanggar," ujar Dodi, Kamis (26/12/2024).
Dodi menjelaskan penertiban berbagai pelanggaran ini dilakukan dengan mendasari Perda yang ada. Mulai dari Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang KTR dan Perwal Kota Jogja Nomor 71 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Tertentu dengan Penggerak Motor Listrik. Ada pula Perda Nomor 26 Tahun 2002 tentang Penataan Pedagang Kaki Lima serta Perda DIY Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis. "Sanksinya, sementara ini kami berikan teguran lisan,” imbuhnya.
Dodi memastikan pihaknya turut melakukan sosialisasi terkait dengan Perda yang ada sehingga muncul pemahaman dari masyarakat dan tidak lagi melakukan pelanggaran. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media yang dimiliki oleh Pemkot Jogja maupun Satpol PP Kota Jogja. "Supaya wisatawan mengetahui beberapa larangan di Malioboro," tuturnya.
Berkaitan dengan parkir, Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogja Imanudin Aziz menyebut masyarakat perlu mencermati ciri lokasi-lokasi parkir legal. Mulai dari rambu parkir, petugas parkir berseragam, hingga karcis parkir. Masyarakat juga berhak untuk meminta karcis parkir kepada juru parkir. Jika terbukti melanggar, maka pihaknya tak segan memberikan sanksi pada juru parkir terkait.
"Kami siap memberikan sanksi, jukir tersebut kita panggil dan izin kita cabut. Wisatawan dapat melaporkannya pada nomor tim Satgas Saber Pungli yakni 08971724000," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian