Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Pelaksanaan rapat koordinasi untuk mempersiapkan penyelenggaraan Porda 2025 yang diselenggarakan pada September mendatang Kamis (2/1/2025). Foto Istimewa Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025 di Gunungkidul akan digelar September mendatang. Total ada 47 cabang olahraga yang dipertandingkan di event tersebut.
Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi mengatakan persiapan menyelenggarakan Porda 2025 terus dilakukan hingga saat ini. salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi persiapan dengan Pemkab Gunungkidul.
“Pemkab menyatakan komitmennya untuk menyukseskan Gunungkidul sebagai tuan rumah Porda DIY di tahun ini,” kata Irfan, Kamis (2/1/2024).
Dia menjelaskan, bentuk komitmen dari Pemkab bisa dilihat adanya gelontoran anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk penyiapan venue Porda.
Beberapa lokasi yang menjadi tempat pertandingan di antaranya Lapangan Voli Pasir di belakang Kantor Pemkab, Lapangan Tenis Sewokoprojo; SMA Negeri 2 Playen.
Selain itu, ada venue Lapangan Petang di Gedung Kesenian; Stadion Handayani. Total ada 47 cabor yang akan dipertandingkan dalam Porda di Gunungkidul. “Nantinya ada sekitar 3.500 dari empat kabupaten dan satu kota untuk berlaga di Porda,” katanya.
Irfan menambahkan, persiapan yang dilakukan tidak hanya kesiapan sebagai tuan rumah. Pasalnya, juga ada persiapan atlet untuk berlaga di ajang olahraga di DIY ini.
“Kami sudah menyiapkan sekitar 600 atlet. Rencananya mereka akan berlaga di 44 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porda Gunungkidul,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, sebagai tuan rumah, Kabupaten Gunungkidul harus benar-benar mempersiapkan untuk menyelenggarakan Porda pada September mendatang. Ia pun meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Gunungkidul ikut dalam menyukseskan sebagai tuan rumah.
“Dinas-dinas harus ikut berperan dalam meyukseskan penyelenggaraan Porda,” katanya.
Menurut Sunaryanta, kesuksesan dalam penyelenggaraan bisa memberikan dampak positif terhadap Masyarakat di Bumi Handayani. Ia berpendapat, ajang ini bukan hanya sebagai sarana bertanding antar kabupaten kota di DIY, namun juga sebagai sarana meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam kegiatan berolahraga.
“Gunungkidul harus sukses menjadi tuan rumah Porda 2025. Untuk persiapannya sudah dimulai sejak 2023 hingga sekarang masih terus dimatangkan agar semuanya dapat terselenggara dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.