Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul di 2025 menargetkan kunjungan wisata sebanyak 3,5 juta pengunjung. Guna mencapai target ini maka promosi wisata akan digencarkan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan, kunjungan wisata Gunungkidul di 2024 berjalan dengan baik karena mampu melampaui dari target yang dicanangkan. Oleh karena itu, untuk kunjungan di 2025 ada peningkatan signifikan terkait dengan kunjungan wisatawan.
“Tahun ini kami mematok kunjungan sebanyak 3,5 juta orang berwisata ke destinasi di Kabupaten Gunungkidul,” kata Windu, Selasa (14/1/2025).
Tren kunjungan yang baik di 2024 menambah keyakinan baginya untuk mencapai target kunjungan di tahun ini. Beberapa program pun dipersiapkan guna memenuhi harapan pengunjung di 2025.
Windu menjelaskan, promosi wisata menjadi salah satu langkah yang dilakukan guna memenuhi target kunjungan wisata.
Promosi tidak hanya dilakukan dengan mengajak agen dan travel untuk berkeliling destinasi wisata di Gunungkidul, namun juga ada promosi melalui berbagai media.
“Tujuannya untuk lebih mengenalkan potensi pariwisata di Gunungkidul. Harapannya dengan gencarnya promosi, maka wisatawan yang datang bisa semakin masif,” kata dia.
Selain itu, juga ada agenda kegiatan dari pemkab untuk menggaet wisatawan seperti pelakasanan agenda lomba maupun event olahraga yang bertajuk sport tourism.
“Tamu dari dinas pemkab juga diberikan brosur maupun video terkait dengan potensi pariwisata yang dimiliki,” katanya.
Windu menambahkan, upaya selanjutnya dengan cara memberikan rasa aman dan nyaman ke pengunjung.
Proses perbaikan sarana dan fasilitas penunjang di area wisata juga dilakukan agar wisatawan betah saat berkunjung. “Kami optimistis target kunjungan 3,5 juta di 2025 bisa terpenuhi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Sub Kordinasi Obyek dan Daya Tarik Wisata, Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiyantoro mengatakan, di 2024 menargetkan kunjungan wisata sebanyak 2.607.405 orang.
BACA JUGA: Harga Cabai Rawit Merah di DIY Diklaim Mulai Turun, Operasi Pasar Dinilai Tak Efektif
Namun, hingga akhir tahun target tersebut telah terlampaui karena pengunjung yang masuk sebanyak 3.060.624 pengunjung.
“Pariwisata Gunungkidul tumbuh dengan baik karena target kunjungan di 2024, bisa terlampaui,” kata Aris.
Dia menjelaskan, kunjungan yang masuk masih didominasi wisatawan dengan tujuan ke kawasan Pantai. Adapun destinasi lain seperti Goa Pindul, Embung Nglanggeran, Air Terjun Sri Getuk dan lainnya ada peningkatan, namun jumlahnya tidak sebanyak pengunjung ke Pantai di Gunungkidul.
“Dari jumlah kunjungan sekitar tiga juta orang di 2024, sebarannya 90 persen menuju wisata Pantai,” ungkapnya.
Aris menambahkan, kunjungan wisata meningkat signifikan tidak lepas dari promosi wisata yang dilakukan secara masif. Di sisi lain, adanya pembukaan destinasi wisata baru di sejumlah objek juga berpengaruh besar terhadap antusiasme para wisatawan untuk berkunjung. “Kami berkomitmen agar pariwisata Gunungkidul bisa terus tumbuh dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.