Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Cabai rawit - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, harga cabai rawit merah pada awal Januari 2025 sempat mencapai Rp101.167 per kilogram. Namun, hingga akhir pekan lalu, harga komoditas tersebut telah turun menjadi Rp90.500 per kilogram.
"Kami melihat ada penurunan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir," kata Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, Selasa (14/1/2024).
BACA JUGA : Harga Cabai di Sleman Melambung, Jumlah Pembelian Merosot
Yuna menjelaskan penurunan harga ini terjadi akibat beberapa faktor, di antaranya adalah mulai stabilnya pasokan cabai dari daerah penghasil. Selain itu, peningkatan produksi cabai lokal juga turut berkontribusi dalam menekan harga di pasaran.
Hanya saja harga tersebut masih jauh di atas harga normal yang biasanya dijual Rp30.000 per kg. Pemda DIY sempat mempertimbangkan untuk melakukan operasi pasar. Namun, setelah dilakukan kajian lebih lanjut, opsi tersebut dinilai tidak efektif.
"Cabai merupakan komoditas yang memiliki daya tahan yang sangat singkat. Jika dilakukan operasi pasar, kemungkinan besar cabai yang dijual akan cepat busuk dan tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan harga," ujar Yuna.
Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga cabai rawit merah di masa mendatang, Pemda DIY telah melakukan beberapa langkah. Beberapa di antaranya yakni meningkatkan kerja sama dengan petani cabai, memperkuat jaringan distribusi dan memantau perkembangan harga secara berkala.
BACA JUGA : Harga Cabai Naik 2 Kali Lipat, Disdagin Kulonprogo Minta Masyarakat Atur Konsumsi
Yuna berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, stabilitas harga cabai rawit merah di DIY dapat terus terjaga. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik membeli cabai dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.