Advertisement
Groundsill Sungai Progo Jebol, Pemkab Bantul Sebut Kemen-PU Siapkan Bangunan Baru
Kondisi bangunan dam dan groundsill Sungai Progo yang jebol, Selasa (28/1/2025). - Harian Jogja/Arief Junianto
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Menyikapi jebolnya groundsill dan bangunan dam Sungai Progo di Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan bahwa berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh pihaknya bersama dengan Kementerian PU, besaran dana untuk renovasi groundsill Sungai Progo mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.
Bahkan dari informasi yang diterima Jimmy, nantinya tidak hanya renovasi terhadap groundsill Sungai Progo. "Informasi yang kami peroleh saat kemarin koordinasi dengan Kementerian PU, malah akan dibangun baru dengan anggaran multiyears, karena bentangnya cukup panjang," kata dia.
Advertisement
Jimmy mengakui kejadian groundsill Sungai Progo jebol bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada 2001 groundsill di lokasi yang sama, juga jebol. Saat itu, Kementerian PU melakukan pembangunan baru groundsill yang saat ini lokasinya tidak jauh dari groundsill yang jebol. "Itu pun dulu dibangun dengan anggaran multiyears," jelasnya.
Saluran Irigasi
Jimmy mengungkapkan, setelah jebolnya groundsill Sungai Progo, saat ini pihaknya memilih fokus kepada pengamanan saluran irigasi. Pasalnya, jebolnya groundsill Sungai Progo dipastikan akan berdampak kepada penurunan aliran air. "Ini harus kami antisipasi jangan sampai ada penurunan air," ucapnya.
BACA JUGA:Â Jadi Biang Kerusakan Lingkungan, Kontribusi Tambang Pasir Progo untuk APBD Bantul cuma Rp20 Jutaan
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul Joko Waluyo mengatakan insiden jebolnya groundsill Sungai Progo dipastikan tidak berdampak kepada sektor pertanian.
Pasalnya, selama ini saluran irigasi ke 2.400 hektare sawah di Kapanewon Srandakan dan sekitarnya berasal dari dam Kamijoro. "Selama ini memang dari sana [Kamijoro]. Jadi tidak akan berpengaruh," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- DLH Sleman Terkendala Lahan, Pembangunan IPAL Komunal Mandek 2 Tahun
- DPD RI Serap Aspirasi Jogja untuk Revisi UU Perindustrian
- Gempa Pacitan Sempat Hentikan KRL Palur-Jogja di Maguwoharjo
- PHRI Sleman Siap Ambil Alih Penyelenggaraan Sleman Temple Run 2026
- Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Wilayah Timur Laut Bantul
Advertisement
Advertisement



