Finis ke-8 di Moto3 Catalunya, Veda Ega Akui Sempat Terlalu Memaksakan
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang meminta anggaran pemerintah daerah untuk Makan Bergizi Nasional (MBG) dialihkan untuk renovasi atau perbaikan sekolah mendapatkan respons positif dari Pemkab dan DPRD Bantul.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengaku bersyukur karena anggaran MBG sepenuhnya berasal dari Badan Gizi Nasional. Sedangkan anggaran senilai Rp34 miliar yang telah dimasukkan dalam pos Belanja Tidak Terduga (BTT) pada APBD 2025 untuk pelaksanaan MBG oleh Menteri Tito diminta utuk dialihkan ke dalam program renovasi atau perbaikan sekolah. "Ya, Alhamdulillah. Itu pula yang kami pikirkan. Tiba-tiba kami dapat perintah untuk menganggarkan Rp34 miliar itu untuk dukungan MBG. Kalau Pemerintah Pusat sudah menanggung 100 persen berarti itu akan kami alihkan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk untuk renovasi dan perbaikan sekolah," kata Halim ditemui di Kantor Kapanewon Jetis, Selasa (4/2/2025).
Terkait dengan teknis nanti realisasinya, Halim masih menunggu kejelasan dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, Halim menilai adanya pengalihan dana yang seharusnya untuk MBG ke program renovasi adalah hal positif. "Karena mandatnya kalau untuk perbaiki sekolah yang rusak itu kan positif, untuk pengembangan SDM. Ya, kita ikuti saja," ujar Halim.
Wakil Ketua 1 DPRD Bantul Suradal mengaku bersyukur atas kebijakan pengalihan anggaran MBG yang telah dianggarkan ke renovasi dan perbaikan sekolah. Meski demikian, dirinya juga masih menunggu perkembangan serta petunjuk pelaksana dan teknis (juklak dan juknis) pengalihan anggaran tersebut.
"Kalau dikembalikan sesuai dengan awal, tentu ini memberikan angin segar bagi kami untuk melaksanakan pembangunan di daerah," jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengaku sampai saat ini masih menunggu juklak dan juknis terkait dengan pengalihan anggaran MBG ke renovasi dan perbaikan sekolah.
Pasalnya, sampai saat ini Pemkab Bantul belum mendapatkan juklak dan juknis untuk realisasi tersebut. "Jadi, kami masih menunggu. Untuk BOS kan untuk pemeliharaan kecil-kecil. Untuk pengalihan yang dana MBG ke renovasi sekolah sampai saat ini belum juga ada kejelasan. Jadi saya belum bisa berkomentar banyak," ungkapnya.
Nugroho sendiri mengakui saat ini masih ada beberapa sekolah di Bantul yang butuh perbaikan. Sekolah-sekolah tersebut mengalami kerusakan di atap dan plafon, karena termakan usia, sehingga sudah saatnya mendapat penanganan. "Kalau lokasinya ada di semua kapanewon," jelasnya.
Sementara untuk prioritas renovasi dari Disdikpora Bantul, kata Nugroho ada empat sekolah di Bantul yang harus segera diperbaiki. Keempat sekolah tersebut adalah sekolah yang sempat terkena bencana beberapa waktu lalu. "Semua sudah kami usulkan. Semoga segera terealisasi," ujar dia.
Nugroho berharap, sekolah-sekolah tersebut perlu segera mendapat penanganan. Karena untuk menunjang pembelajaran, sehingga murid dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan aman dan nyaman. "Harapan kami apa yang kami usulkan bisa segera terealisasi," ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah daerah mengalihkan anggaran MBG tersebut untuk renovasi atau perbaikan sekolah. Sedangkan, pembiayaan MBG sepenuhnya berasal dari Badan Gizi Nasional. "Perintah Bapak Presiden [Prabowo] kepada kami untuk anggaran yang di daerah ini yang semula menganggarkan untuk makan bergizi gratis itu lebih baik difokuskan pada perbaikan sekolah," kata Tito.
Tito menyatakan Presiden Prabowo tak ingin pemda fokus dengan MBG. Di sisi lain, kondisi sekolah di daerah tersebut belum sepenuhnya dalam kondisi baik. "Jangan sampai buat dapur kemudian sekolahnya ruang utamanya malah tidak bagus, bocor dan lain-lain kemudian Kelengkapan sekolah kursinya miring-miring terutama sangat beliau menekankan sekali masalah toilet itu," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.