Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Foto ilustrasi. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kebijakan efisiensi anggaran yang diinstruksikan Pemerintah Pusat mulai berdampak terhadap program infrastruktur di Kabupaten Gunungkidul. Pasalnya, paket perbaikan jalan senilai Rp24,6 miliar dibatalkan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, seharusnya di tahun ini mendapatkan pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp24.611.747.000. rencananya, pagu tersebut dipergunakan memerbaiki ruas jalan kabupaten di Kapanewon Ponjong dengan panjang sekitar delapan kilometer.
BACA JUGA : DAK dan DAU Infrastruktur Dipangkas Rp21,5 Miliar, Bupati Bantul: Kami Gunakan PAD
“Pagu ini terbagi menjadi tiga paket pengerjaan dan semuanya berada di Kapanewon Ponjong,” katanya, Jumat (7/2/2025).
Meski demikian, Wadiyana mengakui rencana perbaikan tersebut gagal terlaksana. Hal tersebut dikarenakan adanya instruksi presiden berkaitan dengan penghematan anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
“Jadi kita ikut terkena dampaknya. Program perbaikan jalan menggunakan DAK gagal terlaksana di tahun ini,” katanya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, untuk kebijakan berkaitan dengan pemangkasan anggaran, Bupati Gunungkidul sendang membuat Surat Edaran guna menindaklanjuti kebijakan tersebut. Hanya saja, ia enggan membeberkan detail dari edaran tersebut dengan dalih masih dalam penyusunan. “Nanti kalau sudah jadi pasti diinformasikan,” katanya.
BACA JUGA : Pemkab Minta Rp17 Miliar untuk Pelebaran Jalan Bantul Tak Dipangkas
Ia juga tidak menampik, akibat kebijakan efisensi dana alokasi khusus (DAK) fisik dan infrastruktur mengalami pemangkasan sebesar Rp61 miliar. Pemangkasan sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.29/2025 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi TKD menurut Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2025 Dalam Rangka Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Rincian pemangkasan terdiri dari DAK Fisik sebesar Rp42,6 miliar dan DAK Infrastruktur Rp18,9 miliar.
“Untuk kepastian paket kegiatan yang dikurangi masih dalam pengkajian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.