Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Petani memanen padi di sawah yang berada di Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Selasa (16/4/2024)./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Luas panen tanaman padi di seluruh wilayah Kabupaten Bantul diproyeksikan lebih dari 10.000 hektare hingga akhir Maret 2025.
"Kita setiap bulan ada panen padi, luasannya tergantung daerah, dan sampai dengan akhir Maret kita hitung luas panen seluas 10 ribu hektare lebih, bahkan hampir 11 ribu hektare," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Jumat.
Pihaknya tidak merinci sebaran luas panen padi pada periode Januari sampai Maret 2025, namun sebagian besar ada di wilayah Bantul selatan, seperti di wilayah Kecamatan Jetis, Kecamatan Srandakan, Sanden dan Kretek.
Dia mengatakan, dengan luasan panen padi tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Untuk itu, Bantul harus berkontribusi dalam penyediaan pangan hasul pertanian.
"Dan yang jelas Kabupaten Bantul dari pemerintah pusat mendapat target panen padi seluas 2.500 hektare di Februari, dan di Bantul sampai dengan minggu lalu sudah terealisasi seluas 500 hektare," katanya.
BACA JUGA: Kejati DIY Lakukan Penyelidikan Terkait Pembangunan Agrowisata Bukit Dermo
Lebih lanjut dia mengatakan, hasil panen padi petani Bantul tersebut nantinya akan diserap oleh Perum Bulog Yogyakarta dengan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen.
"Hasilnya nanti diserap oleh Bulog semua, karena memang kita sudah menjalin kolaborasi dengan Bulog Yogyakarta. Seperti panen padi di Kelurahan Canden Jetis, hasilnya langsung diserap," katanya.
Dia mengatakan, dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan produksi pertanian, diperlukan optimalisasi percepatan tanam dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, alat mesin pertanian, suplai air lancar, ketersediaan pupuk, dan benih unggul dan pengendalian hama penyakit.
"Oleh karena itu peran semua pihak sangat kita butuhkan untuk mendukung tercapainya percepatan tanam dan panen padi di tahun 2025, sehingga mampu mencapai swasembada pangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.