Seleksi Calon Sekda Kota Jogja Masuk Final, Ini 3 Kandidatnya
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
Pekerja memasang plafon untuk dapur umum di Sanden pada Minggu (16/2/2025). Pekerja mengejar target agar dapur umum tersebut dapat rampung pada Februari 2025. - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Kodim 0729/Bantul masih membangun dapur umum untuk program makan bergizi gratis (MBG). Hingga saat ini, pekerjaan konstruksi disebut tidak ada kendala.
Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol Inf Muhidin mengaku pembangunan dapur umum tersebut mencapai 70% hingga Minggu (16/2/2025). Dengan progres tersebut pekerjaan konstruksi yang tengah dilakukan berupa pemasangan plavon, pemasangan keramik, dan pengecatan.
"Selama pelaksanaan pembangunan progres unit pelayanan gizi nasional berjalan dengan aman dan lancar," katanya, Senin (17/2/2025).
Dia mengaku agar pekerjaan konstruksi tersebut segera rampung, pihaknya meningkatkan kinerja tukang yang ada. Saat ini, tukang yang ada di sana mencapai 15 orang. Tukang yang ada bekerja tujuh hari dalam seminggu untuk memastikan pekerjaan tersebut rampung dapat dipercepat.
Sebelumnya, Kodim 079/Bantul menargetkan pembangunan dapur umum rampung pada pertengahan Februari 2025. Sementara Pengawas Dapur Umum, Kodim 079/Bantul, Peltu Edy Prasetyo mengaku pembangunan dapur umum tersebut akan rampung dalam waktu dekat.
BACA JUGA: KPK Disebut Periksa Hasto Kristiyanto Hari Ini, Tim Hukum Minta Ditunda
"Enggak sampai akhir Februari [2025] sudah rampung [pembangunan dapur umum]. Ini sudah finishing," katanya.
Saat ini menurutnya, pembangunan yang dilakukan hanya tinggal pengerjaan finishing tahap akhir. Sementara untuk atap, dinding, dan lantai gedung telah rampung.
Dia pun mengaku hari ini akan dilakukan rapat dengan pekerja konstruksi di sana. Dalam rapat tersebut akan dievaluasi lebih lanjut terkait pembangunan dapur umum tersebut dan upaya untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan tersebut.
Dapur umum tersebut dibangun dengan ukuran 18x22 meter. Bangunan tersebut dilengkapi dengan beberapa ruangan untuk proses penyiapan bahan makanan, memasak, dan pengemasan makanan. Dapur umum tersebut juga dilengkapi dengan instalasi pengolahan limbah sisa makanan. Sehingga Edi memastikan sisa makanan hasil olahan tersebut tidak akan mencemari lingkungan sekitar.
Nantinya, dapur umum tersebut ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan paket makan bergizi gratis untuk 3.000 orang pelajar di Kapanewon Sanden.
Di sana telah dipetakan sasaran penerima paket makan bergizi gratis tersebut mulai dari tingkat Paud, TK, SD, SMP dan SMA yang berjarak 2 meter dari lokasi dapur umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.