Atasi Sampah Sungai, Kota Jogja Siapkan Patroli Perahu dan CCTV
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Toko miras. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul masih menunggu kebijakan Bupati Bantul terkait penertiban ketertiban umum (trantibum) selama ramadan.
"Persiapan menjelang ramadan masih menunggu surat keputusan [SK] Bupati Bantul terkait kebijakan yang akan dilakukan," ujar Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, Kamis (20/2/2025).
Jelang ramadan, Pemkab Bantul akan mengeluarkan kebijakan Penertiban rumah makan, hiburan malam dan tempat usaha yang memicu gangguan tantribum. Mengacu pada ramadan tahun lalu, pihaknya akan melakukan operasi penertiban di tempat karoke, biliard, salon yang diduga ada praktik protitusi, dan operasi penertiban peredaran minuman keras (miras).
BACA JUGA : Sambut Ramadan, Grand Artos Hotel Siapkan Lebih dari 50 Menu untuk Buka Puasa
Hartati memaparkan selama ramadan pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap operasional tempat karoke. Pihaknya akan mengawasi belasan tempat karoke yang ada di sekitar pantai selatan Bantul dan beberapa tempat karoke di pemukiman penduduk. Di sana, jam operasional tempat karoke akan dibatasi.
"Di pekan pertama ramadan biasanya ditutup [tempat karaoke] sampai tiga hari," ujarnya.
Setelah itu, di pekan berikutnya, tempat karaoke akan dibuka secara terbatas, biasanya dari pukul 21.00 WIB hingga sebelum pukul 24.00 WIB. Kemudian, untuk salon dan tempat biliard, pihaknya akan menyambangi tempat-tempat tersebut untuk memberikan sosialisasi agar menjaga tantribum selama ramadan.
Pihaknya akan menggandeng Polres Bantul untuk melakukan razia miras di beberapa lokasi yang disinyalir masih ada peredaran miras.
"Kami lakukan yustisi [yang kedapatan membawa miras], kita sita [miras] untuk dijadikan sebagai barang bukti, sidang pengadilan dan barang bukti kita serahkan ke kejaksaan untuk dimusnahkan," ujarnya.
Hartati memperkirakan operasi untuk menjaga tantribum tersebut akan dilakukan dalam beberapa kali selama ramadan. Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila ada tempat yang diduga menimbulkan gangguan tantribum. "[Operasi tantribum] di awal ramadan, pertengahan dan akhir," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Purbaya memastikan utang Whoosh diselesaikan tanpa membebani APBN. Pemerintah menyiapkan skema khusus di luar anggaran negara untuk KCIC.
Orang bertubuh kurus juga dapat mengalami kolesterol tinggi. Dokter spesialis jantung mengungkap empat penyebabnya, mulai dari faktor genetik, pola makan, kuran
Prabowo menyiapkan penguatan total BNN melalui regulasi, teknologi, SDM, infrastruktur, dan anggaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba.
Jembatan Perintis Garuda di Jatisarono memangkas akses petani hingga empat kilometer dan membuka konektivitas antarpadukuhan di Kulonprogo.
Cicilan pertama Kopdes Merah Putih ke Himbara jatuh tempo pada September 2026. Pemerintah menargetkan seluruh persyaratan rampung pada Agustus.