Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi rumah rusak akibat bencana./Istimewa-BPBD Sleman\n
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan merehabilitasi rumah rusak di wilayah Kelurahan Kricak dan Gedongkiwo, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2024 lalu. Dua rumah itu mengalami kerusakan berat pada bagian atap karena hujan deras.
Kabid Permukiman dan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Sigit Setiawan, mengatakan rehabilitasi rumah terdampak bencana di wilayah Kelurahan Kricak dan Gedongkiwo berdasarkan usulan melalui dinas terkait.
BACA JUGA: Kabupaten Gunungkidul Jadi Wilayah dengan Sambaran Petir Terbanyak di DIY
Rehab dua rumah di Kricak dan Gedongkiwo menggunakan dana dari APBD tahun 2025 Kota Jogjaa dengan pagu sekitar Rp135 juta. “Itu dari usulan. Terus kami verifikasi dan persyaratannya memenuhi,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (25/2/2025).
Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi agar rumah terdampak bencana bisa direhabilitasi adalah status alas hak rumah jelas seperti memiliki sertifikat hak milik. Pekerjaan rehabilitasi dua rumah terdampak bencana itu melalui pengadaan secara elektronik nontender.
“Yang di Gedongkiwo itu disebabkan saluran drainase jebol sehingga airnya menerjang tembok rumah dan bangunannya konstruksi lama sehingga roboh. Kalau di Kricak kondisi atap sudah tua kena hujan lebat terus roboh,” ungkapnya.
Pekerjaan yang dilaksanakan pada rumah di Kelurahan Kricak meliputi perbaikan struktur seperti kolom dan balok serta perbaikan atap dan dinding. Sedangkan untuk rumah di Gedongkiwo pekerjaan pembangunan rumah baru antara lain pembuatan pondasi, struktur, dinding dan atap.
Ditargetkan pengerjaan dimulai pada awal Maret mendatang. “Bulan puasa ini mulai pengerjaan selama dua bulan dari kontrak. Kalau lancar Juni selesai,” paparnya.
Ketua Tim Kerja Rehabilitasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, Iswari Mahendarko, menyebut perbaikan rumah terdampak bencana di Kricak dan Gedongkiwo itu berdasarkan usulan dari wilayah kemantren.
BPBD Kota Jogja lalu melaksanakan assessment awal terhadap dampak bencana terkait besaran kerusakan. “Dari kajian assesment ternyata rusak berat. Kami ada identifikasi atapnya rapuh tidak layak fungsi dan secara struktur tidak layak. Kami koordinasikan dengan Dinas PUPKP Kota Jogja,” papar Iswari.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Jogja mencatat adanya rumah terdampak bencana di Kelurahan Gedongkiwo terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 28 November 2024. Dampaknya rumah milik Sugeng Mulyono, roboh dan dalam kondisi rusak berat.
Sedangkan di Kricak rumah terdampak bencana terjadi pada 23 November 2024 saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Dampaknya rumah milik Subarjo di Jatimulyo Kricak mengalami roboh di bagian atap. Pasca kejaian, warga terdampak langsung diberikan bantuan terpal dan paket logistik permakanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Cek jadwal SIM Kulonprogo Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIMENOR, dan SIM Keliling lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jumat 2 Oktober 2026. Ada 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai pukul 04.20 WIB.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.