Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Kegiatan pasar murah kebutuhan pokok di Lapangan Karangtalun, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL – Memasuki bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Bantul mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara lainnya justru turun.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKUKMPP Bantul, Zona Paramitha mengungkapkan, kenaikan harga paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah, yang melonjak Rp14.133 per kilogram menjadi Rp83.833. Sementara itu, harga cabai rawit hijau justru turun drastis Rp12.300 menjadi Rp58.000 per kilogram.
"Untuk harga beras premium naik tipis dari Rp13.600 menjadi Rp13.617 per kilogram, sedangkan beras medium meningkat Rp33 menjadi Rp12.833 per kilogram. Beras Bulog tetap stabil di angka Rp12.400 per kilogram" katanya, Senin (3/3/2025).
Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah minyak goreng, dengan minyak curah naik Rp133 menjadi Rp17.803 per liter, serta minyak kemasan premium yang kini mencapai Rp20.783 per liter. Sebaliknya, gula pasir curah mengalami penurunan harga sebesar Rp250 menjadi Rp17.533 per kilogram.
DKUKMPP Bantul bersama Disperindag DIY dan Bulog Kanwil Joga telah menyiapkan serangkaian operasi pasar untuk menstabilkan harga menjelang Ramadan. Sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan meliputi operasi pasar gula pasir dan minyak goreng sebanyak 5 ton yang telah disalurkan kepada 61 pedagang di Pasar Imogiri pada 18 Februari 2025.
Kemudian pasar murah bahan pokok di Kapanewon Dlingo yang digelar pada 27 Februari 2025, bekerja sama dengan Disperindag DIY. Operasi pasar minyak goreng sebanyak 1.200 liter yang telah didistribusikan kepada pedagang Pasar Imogiri pada minggu keempat Februari, serta pasar murah di Kapanewon Pandak, direncanakan pada minggu ketiga Maret, bekerja sama dengan distributor bahan pokok.
"Upaya ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan," ujar Zona.
Dengan langkah-langkah ini, DKUKMPP berharap harga tetap stabil sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga bahan kebutuhan pokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m