Advertisement
Stabilkan Harga Pangan, DKUKMPP Bantul Gelar Operasi Pasar di Bulan Ramadan
Kegiatan pasar murah kebutuhan pokok di Lapangan Karangtalun, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA - Hery Sidik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL – Memasuki bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Bantul mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara lainnya justru turun.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKUKMPP Bantul, Zona Paramitha mengungkapkan, kenaikan harga paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah, yang melonjak Rp14.133 per kilogram menjadi Rp83.833. Sementara itu, harga cabai rawit hijau justru turun drastis Rp12.300 menjadi Rp58.000 per kilogram.
Advertisement
"Untuk harga beras premium naik tipis dari Rp13.600 menjadi Rp13.617 per kilogram, sedangkan beras medium meningkat Rp33 menjadi Rp12.833 per kilogram. Beras Bulog tetap stabil di angka Rp12.400 per kilogram" katanya, Senin (3/3/2025).
Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah minyak goreng, dengan minyak curah naik Rp133 menjadi Rp17.803 per liter, serta minyak kemasan premium yang kini mencapai Rp20.783 per liter. Sebaliknya, gula pasir curah mengalami penurunan harga sebesar Rp250 menjadi Rp17.533 per kilogram.
DKUKMPP Bantul bersama Disperindag DIY dan Bulog Kanwil Joga telah menyiapkan serangkaian operasi pasar untuk menstabilkan harga menjelang Ramadan. Sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan meliputi operasi pasar gula pasir dan minyak goreng sebanyak 5 ton yang telah disalurkan kepada 61 pedagang di Pasar Imogiri pada 18 Februari 2025.
Kemudian pasar murah bahan pokok di Kapanewon Dlingo yang digelar pada 27 Februari 2025, bekerja sama dengan Disperindag DIY. Operasi pasar minyak goreng sebanyak 1.200 liter yang telah didistribusikan kepada pedagang Pasar Imogiri pada minggu keempat Februari, serta pasar murah di Kapanewon Pandak, direncanakan pada minggu ketiga Maret, bekerja sama dengan distributor bahan pokok.
"Upaya ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan," ujar Zona.
Dengan langkah-langkah ini, DKUKMPP berharap harga tetap stabil sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga bahan kebutuhan pokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







