Advertisement
Tumbang di Tangan Barito, Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Sebut Pemain Telah Berjuang Keras
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman harus menelan kekalahan enam kali beruntun. Teranyar kalah 1-2 dari Barito Putera di Stadion Manahan pada Senin (3/3/2025) malam. Meski belum berhasil mendapatkan poin, pelatih PSS mengapresiasi pemainnya yang telah berjuang sampai akhir.
Setelah laga kontra Barito Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra menilai anak asuhnya lebih dominan di 20 menit awal laga bergulir. PSS Sleman lanjut Huistra mampu mempertahankan aliran bola dan menciptakan sejumlah kesempatan di babak pertama, termasuk satu gol yang dianulir.
Advertisement
"Saya pikir kami bermain mulai dengan baik di awal 20 menit. Kami memegang bola, kami mempertahankan bola, kami menciptakan beberapa kesempatan yang bagus, termasuk gol yang dianulir," kata Huistra, Senin (3/3/2025) malam.
"Saya pikir di babak pertama harusnya kami seimbang. Beberapa kesempatan untuk Barito, beberapa kesempatan untuk Sleman."
Memang, dua tim menunjukkan permainan yang nyaris seimbang di babak pertama. Namun, gol free kick Barito di penghujung babak pertama menjadi pembeda.
Padahal Huistra menyebut timnya banyak berlatih free kick semacam itu pekan lalu. Dari sudut itu, kesempatannya sangat kecil, tapi Barito berhasil mengonversikannya menjadi sebuah gol.
Setelah half time, PSS kata Huistra mencoba untuk regrup kembali. Para pemain telah mencoba yang terbaik hingga kelelahan sehingga membuat beberapa keselahan dan kesalahpahaman dalam komunikasi. "Ketika gol kedua muncul, ada dua pilihan sebagai sebuah tim. Kamu mau menyerah atau melawan," tegasnya.
"Saya senang melihat pasukan saya berjuang dalam 20 menit terakhir. Tentu saja, kami mengambil risiko. Kami menempatkan beberapa orang yang baru dalam tim," katanya.
Gol Vico Duarte yang memperkecil skor menjadi satu hingga dua mungkin sedikit terlambat. Tetapi menurut Huistra di babak kedua timnya juga banyak memiliki kesempatan.
BACA JUGA: Banjir Jakarta, Banjir Tiga Meter, Akses Evakuasi Warga di Jaktim Sulit
Mental Pemain
Huistra memuji mental pemainnya yang mau berjuang meski telah tertinggal dua gol. Huistra menilai pemainnya memiliki mental yang cukup kuat.
"Saya pikir pemain-pemain hari ini menunjukkan bahwa mereka masih berjuang sampai akhir. Itu mudah untuk menyerah di 2-0. Jadi mental, saya pikir mereka cukup kuat," tegasnya.
Kekalahan ini disebut tak terlepas dari faktor ketidakberuntungan. Meski begitu Huistra enggan mengambinghitamkan ketidakberuntungan.
"Sedikit tidak beruntung, terutama dengan gol pertama. Sedikit tidak beruntung dengan gol yang dianulir. Tapi kami harus mengambil keberuntungan kami sendiri. Kamu tidak bisa hanya bilang –oh saya tidak beruntung— itu bukan apa yang saya maksudkan," katanya.
Gol pertama Barito seharusnya bisa diantisipasi. Situasi tersebut seharusnya bisa dicegah kata Huistra. "Tapi saya pikir, Pemain-pemain menunjukkan hari ini, terutama 20 menit yang terakhir, bahwa mereka akan berjuang sampai akhir. Mereka mencoba sampai akhir," ungkapnya.
Kini timnya harus bekerja keras lebih kembali agar bisa meraih pundi-pundi poin bagi Super Elja. "Kami arus bekerja keras bersama-sama untuk memastikan kami bisa menang dan mendapat poin dalam permainan seperti ini. Itu yang paling penting," ujarnya
Huistra menilai masih banyak hal yang bisa diperbaiki. Meski situasinya cukup berat, tapi Huistra merasa harapannya untuk PSS Sleman belum berakhir. Sekali lagi, bagi Huistra ada banyak yang masih bisa diperbaiki.
Bek PSS Sleman, Kevin Gomes tak menampik bila hasil ini mengecewakan bagi timnya. Namun dirinya yakin timnya akan terus bangkit untuk meraih kemenangan.
"Kami jatuh, kami bangkit, kami berusaha lagi. Kami cetak gol, tapi mungkin masih belum bisa meraih kemenangan. Tapi saya yakin ke depannya bakal ada banyak kemenangan untuk tim kami," tegasnya.
Dengan kekalahan ini, PSS Sleman terjerembab di posisi juru kunci atau posisi 18 dengan raihan 19 poin dari enam kali menang, empat kali seri dan 15 kali kekalahan. Sementara Barito Putera bercokol di posisi 13 klasemen dengan raihan 28 poin hasil tujuh kali menang, tujuh kali imbang dan 11 kali kekalahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Ramadan, The Phoenix Hotel, Grand Mercure & Ibis Yogyakarta Adisucipto Siapkan Menu Spesial
Advertisement
Berita Populer
- Bandara YIA Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kulonprogo 4,77 Persen pada 2024
- Selain Patroli Subuh, Polres Bantul Lakukan Patroli Siber Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan
- Daftar Event di Jogja dan Sekitarnya Sepanjang Maret 2025: Ada Pertunjukan Seni Tari, Pameran Furnitur, hingga Upacara Melasti
- DPRD Kota Jogja Kawal Hasto-Wawan Tuntaskan Sampah yang Tak Kunjung Kelar
- Waktu Imsak dan Buka Puasa di Jogja dan Sekitarnya, Selasa 4 Maret 2025
Advertisement
Advertisement