11 Bayi Dievakuasi dari Sebuah Rumah di Pakem Sleman, 3 Sakit
Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah di Pakem Sleman. Tiga bayi sakit dan dibawa ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana membangun satu tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Kapanewon Moyudan, Sleman. Hanya, belum ada kepastian waktu pembangunan TPST tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Susmiarto, mengatakan rencana pembangunan TPST di Moyudan masih menunggu operasional TPST Donokerto. TPST yang berada di Kapanewon Turi ini masih dalam proses pengadaan peralatan pengolahan sampah, sehingga belum beroperasi.
“Menurut saya memang perlu lagi membangun satu TPST. Tapi perhitungan persisnya DLH yang tahu,” kata Susmiarto ditemui di Pendopo Parasamya, Tridadi, Rabu (12/3/2025).
Susmiarto juga menyampaikan bahwa Gubernur DIY mendorong kabupaten/ kota untuk bekerja sama dalam pengelolaan dan pengolahan sampah guna mendukung DIY bersih. Kabupaten Bantul yang baru saja membuka Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran juga membuka ruang untuk kerja sama pengolahan sampah.
Ihwal potensi kerja sama ini, dia mengaku belum dapat menyampaikan banyak hal. ITF Bawuran juga belum memiliki perhitungan rinci tonase sampah masuk hingga tarif yang akan dibebankan kepada kabupaten/ kota.
“Belum tahu kami kapasitas ITF Bawuran dan timbulan sampah masuk ITF. Seumpama kapasitas 50 ton sampah residu per hari, lalu Bantul menyumbang 30 ton, berarti ada sisa 20 ton. Harapannya kuota sisa dapat diberikan ke kabupaten/ kota yang butuh. Ada tarif juga tentunya,” katanya.
BACA JUGA: Balai Ternak Lumbung Berkah Senilai Rp600 Juta Diresmikan di Sleman
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Ephipana Kristiyani, mengatakan Pemkab Sleman terbuka terhadap bantuan yang diberikan, termasuk dari ITF Bawuran, dalam mengelola sampah.
“Kalau kami mau dibantu, ya mau-mau saja. Tapi kalau kami diminta untuk mencontoh mereka [mendirikan ITF] ya kami kaji dulu lah,” kata Ephipana.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, meminta DLH agar menjalin kerja sama dengan pihak swasta dalam mengelola dan mengolah sampah. Dia juga memiliki gagasan menjual hasil pengolahan sampah di Sleman.
Hasil penjualan tersebut dapat digunakan untuk menambah insentif petugas pengangkut sampah, selain juga menambah pendapatan asli daerah (PAD).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah di Pakem Sleman. Tiga bayi sakit dan dibawa ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.