Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sedang memberi makan domba di Balai Ternak Lumbang Berkah di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Senin (10/3/2025). Istimewa/ Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Baznas Sleman memberikan bantuan pembangunan Balai Ternak Lumbang Berkah di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman senilai Rp600 juta.
Peresmian balai ternak tersebut dilakukan di Kalurahan Merdikorejo pada Senin (10/3/2025) sore. Balai ternak ini diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong kemandirian ekonomi.
BACA JUGA: Jepang dan Malaysia Jadi Negara Favorit Tujuan Pekerja Migran Asal Sleman
Ketua Baznas Sleman, Kriswanto, mengatakan pembangunan balai ternak tersebut telah dilakukan sejak akhir 2024. Pengisian ternak dilakukan mulai pertengahan Februari 2025. Saat ini, ada 190 domba.
Dalam pembangunan tersbut, Baznas Sleman memberikan dana stimulan sebesar Rp200 juta. Adapun dana sisanya diberikan Baznas RI. Penerima manfaat tersebut ada 20 peternak yang berasal dari Kapanewon Tempel. Mereka mengelola balai ternak bersama-sama.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan program balai ternak merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan dengan memberikan hewan domba.
Bantuan yang diberikan pun tidak terbatas dari sisi modal, Baznas RI juga memberi pendampingan secara berkala dalam menjamin kualitas ternak yang dihasilkan.
"Balai Ternak BAZNAS adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui pendampingan intensif dan sistematis. Ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan," kata Achmad dalam keterangan tertulis.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengaku optimistis bahwa program pendanaan dan pendampingan dari Baznas dapat menstimulus peternak kambing dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dan peternak secara mandiri dan inovatif.
Dia berharap program tersebut akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan yang berbasis masyarakat.
"Sesuai dengan harapan Baznas agar peternak naik kelas dari mustahik menjadi muzaki, maka saya harap usaha ini berkembang lebih baik dibanding balai ternak lain,” kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.