Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sedang memberi makan domba di Balai Ternak Lumbang Berkah di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Senin (10/3/2025). Istimewa/ Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Baznas Sleman memberikan bantuan pembangunan Balai Ternak Lumbang Berkah di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman senilai Rp600 juta.
Peresmian balai ternak tersebut dilakukan di Kalurahan Merdikorejo pada Senin (10/3/2025) sore. Balai ternak ini diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong kemandirian ekonomi.
BACA JUGA: Jepang dan Malaysia Jadi Negara Favorit Tujuan Pekerja Migran Asal Sleman
Ketua Baznas Sleman, Kriswanto, mengatakan pembangunan balai ternak tersebut telah dilakukan sejak akhir 2024. Pengisian ternak dilakukan mulai pertengahan Februari 2025. Saat ini, ada 190 domba.
Dalam pembangunan tersbut, Baznas Sleman memberikan dana stimulan sebesar Rp200 juta. Adapun dana sisanya diberikan Baznas RI. Penerima manfaat tersebut ada 20 peternak yang berasal dari Kapanewon Tempel. Mereka mengelola balai ternak bersama-sama.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan program balai ternak merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan dengan memberikan hewan domba.
Bantuan yang diberikan pun tidak terbatas dari sisi modal, Baznas RI juga memberi pendampingan secara berkala dalam menjamin kualitas ternak yang dihasilkan.
"Balai Ternak BAZNAS adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui pendampingan intensif dan sistematis. Ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan," kata Achmad dalam keterangan tertulis.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengaku optimistis bahwa program pendanaan dan pendampingan dari Baznas dapat menstimulus peternak kambing dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dan peternak secara mandiri dan inovatif.
Dia berharap program tersebut akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan yang berbasis masyarakat.
"Sesuai dengan harapan Baznas agar peternak naik kelas dari mustahik menjadi muzaki, maka saya harap usaha ini berkembang lebih baik dibanding balai ternak lain,” kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.