Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA, DPRD Minta Bantul Bersiap
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja mempertimbangkan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai kandang mereka untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/2026.
Keputusan ini diambil karena Stadion Mandala Krida, yang selama ini menjadi kandang Laskar Mataram, belum memenuhi sejumlah persyaratan infrastruktur yang ditetapkan oleh operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menyatakan kesiapan mereka untuk membuka pintu bagi PSIM Jogja, dengan syarat dilakukan asesmen ulang terkait kehadiran penonton.
BACA JUGA : PSIM Jogja Kantongi 7 Nama Calon Pelatih Asing untuk Liga 1
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bantul, Andus Sarwana mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari PSIM Jogja mengenai penggunaan SSA sebagai kandang. "Sampai saat ini dari PSIM belum ada pengajuan," kata Andus, Sabtu (15/3/2025).
Meski demikian, Disdikpora Bantul tidak menutup kemungkinan SSA dapat digunakan oleh klub Liga 1 termasuk PSIM Jogja. Namun, hingga saat ini, belum ada klub yang mengajukan izin untuk penggunaan stadion tersebut. "Kami tetap membuka kesempatan. Namun klub lain juga belum ada yang mengajukan," katanya.
Menurut Andus, terdapat aturan khusus yang harus dipenuhi jika SSA digunakan untuk pertandingan Liga 1, terutama terkait izin menghadirkan penonton. Asesmen ulang perlu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelaiakan stadion sebelum digunakan dalam kompetisi.
"Kalau mau dibuka dengan penonton ya perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu," ucapnya.
Sebagai informasi, Liga 1 musim 2025/2026 diperkirakan akan dimulai pada Agustus mendatang. Sebelum itu, PT LIB bersama PSSI dan pihak kepolisian akan melakukan verifikasi stadion, termasuk SSA jika akan digunakan sebagai lokasi pertandingan untuk memastikan kelaikan dalam empat aspek utama: infrastruktur, keamanan dan keselamatan, fasilitas pertandingan, serta kebutuhan penyiaran.
BACA JUGA : Penampakan Stadion Manahan Tergenang Air di Laga Final Liga 2, PSIM Sementara Unggul
Sebelumnya, Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengungkapkan bahwa timnya masih mempertimbangkan berbagai opsi terkait kandang mereka di Liga 1 musim depan. Salah satu solusi yang sedang dipikirkan adalah menggunakan SSA Bantul sebagai alternatif jika Stadion Mandala Krida tidak memenuhi standar.
"Kami masih menunggu apakah Stadion Mandala Krida bisa digunakan. Namun, kami bisa mengalihkan ke SSA. Ini salah satu solusi yang tengah kami pikirkan," ujar Yuliana, Jumat (14/3/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.