SPMB Sleman 2026: Hanya 6 Lomba Diakui di Jalur Prestasi Khusus
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Taman wisata Kaliurang. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman akan menggelar atraksi budaya di Tlogo Putri Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman saat Libur Lebaram 2025 pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4/2025). Event ini bertujuan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan dan angka kunjungan wisatawan.
Kepala Dispar Sleman, Ishadi Zayid, mengaku Dispar memang tidak menggelar acara sebelum atau selama libur lebaran. Menurut dia, kunjungan ketika masa lebaran tergolong ramai. Sebab itu, tidak perlu ada acara tambahan.
“Memang kami gelar acaranya sepekan setelah lebaran. Moment libur lebaran masih ada. Nanti ada kesenian jatilan dan lainnya,” kata Zayid dihubungi, Sabtu (16/3/2025).
BACA JUGA : Adanya Pelarangan Study Tour, DIY Pilih Kuatkan Wisata Pendidikan
Zayid mengaku gelaran acara di objek wisata juga tidak dapat dilaksanakan dengan skala besar. Khusus acara di Tlogo Putri Kaliurang tersebut, Dispar hanya menganggarkan sekitar Rp10 juta. Efisiensi anggaran yang telah dilakukan Pemkab mengurangi banyak pos anggaran Dispar.
Selain kekhawatiran penurunan angka kunjungan akibat minimnya gelaran acara, Dispar juga khawatir mengenai dampak kebijakan Gubernur Jawa Barat yang melarang kegiatan study tour. Salah satu wilayah yang mulai terdampak, kata Zayid adalah Kabupaten Gunungkidul. Adapun Kabupaten Sleman masih belum merasakan dampak larangan tersebut.
“Dampak larangan itu sudah terasa di Gunungkidul. Sleman masih belum. Kebijakan semacam itu juga aneh. Sektor pariwisata disalahkan. Padahal ketika ada kecelakaan yang melibatkan perusahaan otobus, ya mereka yang bertanggung jawab,” katanya.
Zayid menegaskan mass tourism berporos pada instansi pendidikan. Dampak terhadap mass tourism akan sangat terasa dengan merosotnya angka kunjungan. Selain itu, industri perhotelan dan restoran juga semakin terpuruk lantaran ada kebijakan efisiensi oleh Pemerintah Pusat.
Ia menyarankan agar pihak sekolah yang ingin berwisata atau melakukan study tour melakukan pengecekan kendaraan. Sekolah dapat bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub).
Dari sisi keamanan objek wisata, Dispar Sleman telah membagikan surat edaran ke sejumlah pelaku wisata. Pelaku wisata diminta memastikan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP), standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di destinasi wisata dan usaha pariwisata secara ketat. SOP tersebut harus dijalankan secara ketat.
BACA JUGA : Jadwal DAMRI Beserta Tarifnya di Jogja, Cek di Sini
SOP tersebut berkaitan dengan kalibrasi atau uji petik keamanan dan kelaikan fasilitas/ wahana di objek wisata. Pelaku wisata harus mengkalibrasi fasilitas secara berkala, utamanya untuk wahana dengan tingkat risiko. Apabila ada fasilitas yang rusak, pelaku wisata harus segera memperbaiki.
Sementara, Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Kaliurang, Danang Sumbodo, mengaku angka kunjungan di objek wisata kaliurang akan mulai meningkat sepekan sebelum lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.